Penting, berterima kasih?



Aku selalu menanamkan pada diri sendiri rasa untuk berterima kasih, kepada siapa saja, tak terkecuali. Tetapi kemaren saya keinget sama konten saya di Instagram mengenai perjuangan, yang saya kutip dari film whiplash. Point yang saya ambil waktu itu ketika seorang instruktur atau guru selalu keras kepada anak didiknya. Dia selalu pasang muka masam, impressionnya bengis, gak bisa menghargai, perfeksionis, dll tetapi dalam urusan mengajar tentang materinya dia jagonya.

Lalu menariknya seperti ini, ketika ditanyai anak didiknya, kenapa anda lakukan itu semua, ya karena ini untuk kebaikanmu. Jadi sebelumnya diceritakan ada seorang anak yang berbakat sekali, tetapi dia melakukan kesalahan dan kesalahan, lalu apa yang terjadi? anak tersebut dilempar sama benda disekitar dong! padahal sudah bekerja sangat keras. Ketika latihan anak itu dipress sampai dia nangis semalaman dikamarnya.

Lalu si guru berpendapat, ketika aku bilang keanak itu, "Ya good job, gpp kamu sudah berusaha dengan sangat keras, dan saya hargai itu semua" kemudian si anak itu pasti akan merasa, "yah sampai disini, aku sudah latihan dengan keras" , "mungkin sampai disini batasannya" dll. Tapi tidak dengan anak satu ini, setelah semalaman dia menangis, lalu dia bangkit dan berlatih dengan sangat keras dan keras hingga merusak dirinya sendiri. Tetapi pada akhirnya anak itu melakukan sesuatu yang ajaib.

Kalo menurut aku sih, kita harus memperlakukannya secara seimbang, soalnya ada murid yang bunuh diri difilm itu karena guru tersebut, alasannya kenapa saya lupa. Tetapi seperti yang aku omongin sebelumnya, ya kita harus seimbang dalam memperlakukan seseorang, dan sebagai seorang anak juga jangan lembek, jadi keinget perkataannya pandji (stand up comedy). Jadi dia bilang gini, kalo dalam pertunjukan tinju itu yang menang itu bukan yang tinjukan paling kuat, tetapi juga yang bisa menahan tinju yang paling kuat, jadi kalo kamu ingin menang dalam hidup yang kamu harus kuat nerima tinju-tinju kehidupan ini. Sekiaan terima kasih
Share:

Membuat Media Server




Bermula dari melihat berbagai sudut informasi sekarang ini, seperti aplikasi streaming lagi gencar-gencarnya dipush sama "orang-orang besar". Saya jadi kepikiran untuk membuat streaming sendiri dirumah dengan bantuan file-file/database yang offline lalu dijadikan media server sendiri. Rencana saya ingin membuat media server yang offline dengan file-file/database sendiri.

Jadi kemaren main ketempat temen, dia menyarankan untuk memakai PLEX. Dulu sebenarnya sudah ada, pakai KODI karena dari perangkat disediakan. Saya dulu menggunakan perangkat Raspberry 2.

Oke, lanjut lagi. Angan-angan saya, ingin membuat media server apa saja yang kita ingin masukkan, termasuk gambar, video (personal maupun film), pasti seru tuh. Kita gak perlu langganan, tetapi kita punya sendiri dengan update secara manual.
Bayangan saya, ketika nanti masuk kamar atau ruangan keluarga, kita nyalakan perangkat lalu menikmati media (entah itu audio, gallery maupun video).

Berikut mungkin beberapa perangkat yang dibutuhkan:

  1. Raspberry Pi
  2. HDD
  3. TV
  4. Kabel Pendukung
Untuk oerkembangan selanjutnya nanti akan diupdate.

Share:

Rahasia Pegawai




Semenjak saya berubah haluan, dari main aplikasi yang seba hiburan sekarang berpindah ke aplikasi yang mendapatkan "sesuatu". Walaupun tidak dipungkuri juga aplikasi hiburan ada "sesuatu"nya juga tapi menurutku tidak pas buat saya (untuk saat ini).

Lalu saya "berselancarlah" ke mesin pencari untuk menemukannya, salah satunya yaitu QUORA. Disitu cara mainnya cuma post pertanyaan lalu user lain akan menjawab pertanyaan tersebut. Simple, mirip ask.fm dll tapi disitu tulisannya/kontennya pas aja buat saya (lagi-lagi untuk saat ini).

Kembali lagi kejudul, RAHASIA PEGAWAI.

Yah, saya menemukan hal yang unik disitu. Jadi di QUORA itu ada Ruang, lalu aku memilih Ruang yaitu RAHASIA PEGAWAI. Soalnya saya tergelitik dengan tagline dari Ruang tersebut, yaitu:

Karena karier tidak hanya tumbuh ke atas, tetapi bisa juga ke samping
Faktanya memang demikian, karena mungkin aku juga pegawai swasta, dan menurutku related saja dengan saya. Karena mungkin rasanya karirku sedikit kemungkinnan susah tumbuh keatas, lebih besar kesamping. 
Share:

Jakarta New Normal



Surakarta, 11 Juni 2020.
Hari saya berniat pergi kejakarta walaupun masih dalam kondisi Covid19 terus meningkat grafiknya. Saya berfikir roda perokonomian harus berputar, gak bisa begini2 terus, maka dari itu saya juga ingin ikut bergerak. Dengan diantar sama keluarga (istri dan anak) menemani keberangkatanku.


Jakarta 14 Juni 2020.
Jakarta sekarang radak aneh, mungkin karena belum terbiasa saja ya, saking kelamaannya WFH (Work From Home) di solo jadi radak kerasa. Yang bangun tidur biasanya melihat anak sama istri sekarang melihat gedung-gedung beton, tetapi tidak masalah, namanya juga perjuangan.

Jakarta 26 Juni 2020.
Akhir-akhir ini sedang memasuki fase dimana lagi males aja melakukan sesuatu, tentunya juga menulis blog/jurnal ini. Tetapi karena mungkin lagi mengisi kesibukan disela-sela kerjaan yang lagi longgar bisalah. Oke kita lanjutin...

Masa transisi pandemi corona masih terus berlanjut, beberapa kalangan mungkin sangat kerasa, bahkan tidak beberapa tapi semua pasti berdampak. Kemaren beberapa teman pada balik kampung karena dijakarta sudah gak dapat apa-apa lagi. Tetapi bersyukurnya tempat kerja hanya memberlakukan potong gaji dan melakukan instruksi sesuai protokol kesehatan yang dikeluarkan pemprov.

Semoga jakarta lekas sembuh, agar solo lekas disambut. :)



Share:

Sebuah Toko Sederhana


Dari sebuah photo diatas bisa disimpulkan apa saja yang akan saya tulis disini. Bermula dari saya menikah dengan istri saya. Kebetulan istri ada usaha kecil-kecilan membantu memasarkan produk/barang dari orang tua. Sebelum istri saya lahiran saya sudah mendampingi dia, sampailah saya melihat usaha istri secara langsung. Awalnya memang sudah diberitahu mengenai kesibukan dia, tetapi belum secara langsung, turun lapangan. 

Pengenalan

Produk/barang ini adalah sebuah kemasan atau packaging. Macam-macam plastik, kardus, dll. Saya awalnya masih gak begitu paham. Sudah diajari beberapa kali masih belum nemu iramanya, soalnya terlalu manual sekali, dari jenis barang yang susah dimengerti (soalnya tiap barang punya jargon masing-masing, dan tiap orang menyebut jargon itu juga beda-beda). 

Dari situ saya mulai ingin membuat catatan-catatan kecil, sebenarnya istri sudah membuat beberapa system sederhana, tetapi belum bisa jalan secara konsisten (pasti berhenti ditengah jalan). Seperti standar toko, saya mencoba menulis ulang, dari daftar harga, list barang, lalu dikelompokkan sesuai jenisnya masing-masing. Dari situ saya bisa melihat barang-barang kecil tersebut, tetapi belum bisa mengkelompokkan persatuan juga, karena saking banyaknya barang jadi radak kerepotan.

Step selanjutnya

Saya keinget dengan projectku waktu dijakarta, jadi dulu pernah bantuin temen buat aplikasi kasir. Sebenarnya bukan buat sendiri, tetapi menggunakan aplikasi yang sudah ada, lalu disesuikan sendiri dengan kebutuhan kita. Saya mencoba menggunakan itu. Tetapi kendalanya ada diresources. Jadi kita memfokuskan kepada biaya operasional, dengan adanya itu tentunya akan menambah biaya operasional seperti biaya listrik dan alat-alat, serta harus ada edukasi kepada pegawai juga. Jadi saya dan istri memutuskan untuk semi-manual saja dulu.

Seiring berkembangnya teknologi, kami juga sudah membuat website untuk keperluan profil toko. Dimaksudkan agar bisa mengikuti pergeseran zaman sekarang ini. Alamat websitenya ada di https://www.tokoplastikab.com/ . Berisi mengenai toko kami dari profil toko, kontak, barang/produk apa saja yang dipasarkan, tempat dan masih banyak lagi informasi yang lainnya. 

Selain website, toko kami (Toko Plasti Agung Barokah) juga mempunya akun sosial media. Untuk halaman facebook ada di halaman https://www.facebook.com/tokoplastikab sedangkan untuk akun instagram ada di https://www.instagram.com/tokoplastikab/ , pokoknya serba tokoplastikab, tujuan agar mudah dibaca oleh orang lain.

Step Terakhir

Tentunya tidak ada yang terakhir, adanya yaitu perbaikan step sebelumnya. Saya kebetulan menjadi karyawan swasta di sebuah perusahaan penerbangan. Ada satu hal bagus untuk diadobsi yaitu istilah PDCA. Kebetulan boss saya dulu adalah seorang Pilot disebuah Perusahan BUMN di Indonesia, dan beliau juga sangat familier dengan istilah PDCA.

PDCA adalah singkatan dari Plan, Do, Check, Act. Untuk ilustrasinya sebagai berikut:

Ini juga bisa digunakan disemua bisnis unit yang ada. Jadi sebenarnya kami sudah melakukan PDCA secara sderhana, tetapi masalahnya belum ada proses check dari apa yang sudah kita lakukan. Jadi kami juga masih belajar lagi dalam mengembangkan Toko kami.

Untuk cukup sekian dulu, karena ketika saya nulis ini jakarta sedang dilanda banjir. Jadi ini mau pulang terlebih dahulu. Ok Terima kasih... 
Share:

Melukis Kaos 😜



Sudah lama sekali, sejak hijrah pekerjaan ke ibukota waktu tahun 2012-2013, sempat mengisi ketrampilan membuat sebuah kaos. Awalnya hanya jualan baju batik, lalu lama-lama ingin tau bagaimana proses pembuatan kaos itu sendiri. Hanya modal 500rb kalo gak salah sudah dapat kaos dan peralatan sablon. 
Dan sekarang juga lagi tertarik lagi sama pembuatan kaos. Oleh karena itu aku mencoba untuk membuat tulisan mengenai pembuatan kaos itu sendiri. Langsung check this out:

Bahan

Tentunya bahan disitu, dari kaosnya. Saya biasa pakai cotton combed 30S yang biasa dipakai produk distro. Dulu kalo gak salah, belinya itu per/KG. Dan rencana aku ingin menggunakan kembali dengan bahan tersebut. Tapi sayangnya, sampai sekarang aku nulis ini aku masih belum nemu tempat dijualnya bahan kain tersebut. Seingatku sih di daerah nonongan didaerah kota surakarta.

Jahit

Nah, kebetulan aku ada temen yang kerja dikonveksi, lalu dari bahan itu aku jadikan kaos polosan.

Sablon

Nah, ini point pentingnya. Kadang cara sablon itu gampang-gampang susah. Seingatku itu yang dibutuhkan : Rakel dan tinta sablon, yang lainnya pelengkap.

Tetapi demi mempercepat proses jadinya, aku menggunakan kertas transfer. Jadi prosesnya hanya print dengan kertas tersebut, lalu tinggal disetrika dikaos. Dan jadilah seperti ini:



Kesimpulan

Membuat kaos itu sangat menyenangkan !!!

Share:

Dekor kamar Ghazi




Seiring perjalanan waktu dan usia kaka (panggilan anak saya) yang semakin dewasa :D , kita berdua ( aku dan istri) ingin menaruhnya dikamar sendiri. Ada beberapa perlengkapan yang ingin kami berikan dikamar dia. Seperti kata istri, dia ingin memberikan apa yang kakeknya tidak bisa berikan, dan itu sangat baik dan aku setuju. Maka dari itu kami ingin menyulap kamar yang polos jadi sebuah kamar yang ramah anak kecil. Yah, walaupun gak seperti ditipi-tipi atau bedah rumah, yang awalnya polos jadi diluar dugaan.

Oke mari kita lanjutkan,

Ukuran kamar

Dengan kamar ukuran 4X5M, saya ingin membuat kesan minimalis tapi ramai. Karena visi saya anak bisa betah dikamar, jadi nanti ada banyak mainan disana dan beberapa buku untuk di baca-baca. (Seperti dia sudah bisa baca saja hahaha).


Dekor Kamar

Kami memutuskan memberikan thema angkasa dikamar dia. Dengan gradasi biru tua dan biru laut ditaburi beberapa bintang kejora dan ada seorang astronot mendarat dibulan, serta ada beberapa planet dan segala sesuatu ditatasurya dengan konsep animasi.


Kesimpulan

Sebagai parenthood, kami (saya &istri) harus melakukan terbaik buat anak. Anak-anak yang berperilaku paling baik cenderung menjadi yang paling bahagia. Mereka yang merasa diabaikan, disalahpahami atau di bawah tekanan adalah mereka yang biasanya bertindak sembrono. Tentu saja, kedisiplinan itu penting, tetapi itu seharusnya tidak menjadi kekuatan utama dalam kehidupan seorang anak.

“The best way to make children good is to make them happy.” –Oscar Wilde

Sekian dulu tulisan mengenai dekorasi kamarnya kaka, tulisan/jurnal selanjutnya mungkin saya ingin berbagi cerita soal tentang sablon. Selamat beraktifitas, hidup anda menakjubkan😁 
Share:

Menjadi Orang Pagi :)




Setelah beberapa membaca sebuah artikel bagaimana menjadi orang pagi, saya menggaris bawahi menjadi 3, yaitu Value, no self-talk negative, be behavior.

Kadang tetap saja saya kurang bisa menerapkan itu, dikehidupan urban khususnya Jakarta sangat sulit (mungkin Cuma bagi saya) untuk menjadi orang pagi. Dulu jika dikota lain khususnya dipedesaan, bisa saja menjadi orang pagi, karena mungkin ada beberapa faktor yang mempengaruhi khususnya istri hehe.

Di kota urban dituntut untuk menjadi pribadi yang mandiri, aku mencoba untuk selalu tidur lebih awal tetapi kurang bisa. Jadi badan harus capek sekali terlebih dahulu agar bisa langsung tidur nyenyak. Seperti diawal tulisan saya tadi, ada 3 point menjadi orang pagi.

Value

Saya menginginkan ketika saya bangun pagi jam 4 pagi karena ada banyak hal yang ingin saya lakukan pada awal hari saya. Saya peduli pada pernaikan diri saya, dan jika saya melakukan kegiatan yang berhubungan dengan itu setelah bekerja, saya melakukannya karena saya akan terlalu Lelah.
Dari jam 4 pagi sampai jam 8 pagi, saya focus pada peningkatan diri saya, itu termasuk:

  • Berolahraga selama 30 menit.
  • Berlatih 2 keterampilan masing-masing selama 30 menit;
  • Membuat jurnal hingga 30 menit;
  • Membaca (Al-Quran, Buku, Berita, Artikel) antara 30-60 menit

No self-talk negatives

Dalam hati Saya, apakah benar-benar tidak ada cara Saya bisa bangun lebih awal? Apakah kamu yakin

Jika Saya tidur lebih awal, tidak bisakah Saya bangun lebih awal? Jika Saya merasa istirahat, apakah Saya akan membutuhkan banyak tidur? Jika tidak, tidak bisakah Saya bangun lebih awal? Tidak ada burung hantu malam yang berhasil bangun lebih awal? Jika mereka bisa, mengapa Saya tidak bisa? Apa yang membuat Saya begitu istimewa?

Saya BISA bangun lebih awal. Mengatakan pada diri sendiri bahwa Saya tidak bisa hanya memperkuat keyakinan itu dalam pikiran Saya. Itu saja - sebuah keyakinan. Dan kepercayaan bisa berubah. Henry Ford melakukannya dengan benar ketika dia berkata:

“Whether you think you can or you can’t, you’re right.” - Henry Ford


Ketika Saya melakukan langkah pertama dengan baik, langkah ini menjadi jauh lebih mudah. Itu tidak tetap menjadi pertanyaan "jika Saya bisa", itu menjadi pertanyaan "saya harus". Semakin Saya membuatnya menjadi kebutuhan di otak Saya, semakin mudah untuk membingkai ulang perspektif Saya dan mengatakan "Anda tahu apa, saya bisa bangun lebih awal!".

Behavior

Suka atau tidak suka kita adalah makhluk kebiasaan. Alasan kita menjadi burung hantu malam hari adalah karena kita mengarahkan diri kita untuk menjadi satu melalui kebiasaan kita.
Mungkin ada sebuah catatan bisa lebih efektif, saya berencana mengunakan catatan/jurnal tidur agar terliat trend-nya seperti apa. Seperti ini:

Sleeping Time

Kesimpulan

Jika Anda ingin menjadi orang pagi dalam waktu 30 hari atau kurang, pastikan untuk mengatur niat dengan benar. Miliki pola pikir bahwa itu tidak hanya mungkin, tetapi juga penting. Dengan mengikuti 3 langkah singkat di atas, Anda sedang dalam perjalanan untuk menjadi orang pagi. Jangan menyerah.

Share:

Jangan fokus terhadap Gaji




Saya mendapatkan sebuah artikel yang menarik mengenai wealth/kekayaan. Tulisan dari Jonah Malin, dia menyebutkan tingkat atas dari kekayaan itu adalah kesimbangan antara pendapatan aktif dan pendapatan pasif. Mari kita jelaskan.

Dia berpendapat, uang didalam hidupnya terbagi dari 2 kategori. Yaitu gaji dan tabungan. Dengan keahlian dan waktunya dia bisa mendapatkan imbalan uang atas semua itu. Kemudian uang itu akan digunakan untuk dirisendiri dan untuk ditabung.

Sama seperti saya, biasanya aku membagikan uangku atas 4 kategori: Untuk survaive, hobi, tabungan dan amal. Konsepnya sih sama, menyisihkan sebagian uang untuk dijadikan pasif income atau pendapatan pasif. Oke mari kita jelaskan pendapatan aktif dan pasif.

Pedapatan aktif

Pendapatan aktif adalah take home pay/ gaji yang kamu dapat dari pekerjaan kamu. Seperti gaji Karyawan swasta, PNS, Gojek, dll. Biasanya ini adalah proses tukaran waktu kamu untuk uang.

Pendapatan Pasif

Ini adalah penghasilan yang mungkin tidak memerlukan banyak pekerjaan, termasuk investasi, real estat, e-komersil, royalty dll. Jadi ini memungkinkan kamu untuk memiliki fleksibelitas finansial diluar jam kerja, tanpa harus hadir untuk menuai keuntungan-keuntungan.

Jadi seperti aku tulisan diatas, sebenarnya rahasia untuk sukses bukan digaji tetapi rahasia untuk sukses adalah mengerti bagaimana membangun 2 sumber pendapatan itu, aktif income dan pasif income.

Banyak orang yang puas dengan gaji karir mereka, atau duduk dikursi jabatannya selama satu decade sebelum lengser. Jika ambisi kamu itu rata-rata, maka pola pikir itu biasa-biasa saja. Tetapi untuk bisa pada posisi teratas kekayaan, anda harus mulai mencari cara berbeda untuk menghasilkan uang secara bersamaan.

Jika dibreak down, pendapatan saya:
  • Main job sebagai karyawan swasta
  • Usaha kecil-kecilan.

Mungkin diawal tahun 2020 setidaknya harus ada 2 aliran pendapatan lain:
  • Freelance IT
  • Marketing Application
  • Membuka cabang Toko lagi
  • Dll

Wealth is more than money. It is a series of learned strategies and behaviors. Dan saya mengambil kutipan dari Edmund burke,

“ if we command our wealth, we shall be free; if our wealth commands us, we are poor indeed.

Kesimpulan

Proses ini tidak akan terjadi dalam semalam. Saya yakin sebagian besar orang yang membaca ini termasuk saya belum memiliki lebih dari beberapa aliran pendapatan.

Jika anda sudah melakukannya, luar biasa. Anda sudah berapa dijalan menuju masa depan yang lebih kaya. Jika belum, jangan panik…. Dan jika ada hanya memiliki satu pendapatan, syukuri saja semuanya yang telah diberikan. Tetapi terlepas itu semua, sebenarnya tujuan kita adalah mendapatkan bola kecil yang menggelinding yang meneliti peluang yang ada diluar sana untuk menghasilkan lebih banyak uang.

Mulailah dengan sesuatu yang mudah seperti menginvestasikan sebagian kecil dari gaji anda. Seiring waktu anda dapat membangun berbagai aliran pendapatan. Enjoy your life….

Share:

Kontribusi Arsip Digital pada BIG DATA


Dihari yang cerah, disuatu kota saya dan alm. teman saya beserta teman-teman yang lain ingin meluangkan waktu sejenak. Kami mencari tempat yang kami rasa nyaman, dan tempat itu Gramedia. Selain ada buku-buku, alat elektronik, kerajinan tangan dll, saya sangat suka melihat warna-warni penyusunan alat-alat tulis dan kantor yang ditata sangat menggemaskan.

Kejadian diatas mungkin udah beberapa tahun yang lalu, tapi pada saat itu aku sudah kepikiran sama data minner. Sampai saat ini kalo bisa aku tidak ingin menghapus data-data, lebih baik beli storage yang baru untuk menampung data yang baru. Aku kepikiran aja, mungkin suatu saat nanti bisa digunakan data tersebut selain sifat males saya tentunya 😁 . Edward Snoden pernah bilang, "Bukan mengenai data yang dilindungi, tapi pengumpulan data tersebut". Jadi dari pengumpulan data tersebut akan terbentuklah Big Data.

Dahulu kala, waktu pertama kali kedunia kerja di ibu kota, aku sangat concern sekali dengan Big Data, walaupun sangat susah sekali agar bisa dikatakan Big Data itu sendiri, pokoknya Sotoy aja ngomong Big Data, mirip kayak tulisan sekarang ini hehe, bedanya mungkin sekarang udah sedikit banyak refrensi.

Ada sebuah triger yang membuat aku nulis semacam ini, yaitu:


Seperti dicoretanku sebelumnya, saya menulis tentang kepergian teman sekaligus sahabat saya, yang berkontribusi banyak dalam menyusun lego perjalanan hidup ini.

Ketika melihat tweet dari alm. aku langsung kepikiran:

Wah, Issue ini juga dulu jadi concern-ku nih? aku akan wujudkan list tersebut teman 😮

Yah, memang kita basic dunia perkuliahannya librarian ya, Yah kami melihat tantangan kedepannya seperti itu. Kita sudah diperlihatkan bagaimana AI, Print 3D, Robotic dll yang mungkin akan jadi obstacle kita sebgai manusia (kejauhan gak sih hehehe).
Walaupun mungkin sangat jauh, setidaknya kita bisa ikut kontribusi atau mendekati kontribusi 😄 dalam tantangan data yang akan datang.

Kemaren, kebetulan ada sebuah slide yang mungkin related dengan keresahan kami mengenai Big Data, berikut slidenya dibawah ini:


Setelah saya baca, ada banyak sudut pandang baru mengenai Big Data, lebih jelasnya silahkan baca saja, saya sedang males menjelaskan kembali, bukan apa-apa, ya karena males aja 😂

Selama ini sesaui pengalamanku, aku rasa data itu cuma bersifat MANDEK. Ya cuma dimasukkan kedalam server saja buat pajangan. Mirip sama dengan loker mungkin. Tapi seperti dikatakan seorang tokoh nasional mengenai pergerakan desa, jika data hanya mandek diserver itu salah besar, seharusnya dari data tersebut kita bisa mengekstrak suatu informasi yang dibutuhkan oleh pihak terkait dong.

Jadi bagaimana data yang kita kumpulkan itu bekerja buat kita, begitulah...
Mungkin cukup sekian coretan dari saya, kalo ada yang kurang paham, SAMA, Mari kita belajar bareng-bareng 😊
Share:

20 Daftar Situs Torrent 2019



Sebelum ke konten, mari saya ajak jalan-jelan mengenal Torrent. Torrent itu apa sih? Torrent adalah sebuah media alternatif yang digunakan untuk meng-upload dan men-download file berukuran besar melalui internet.

Saya pribadi lebih nyaman menggunakan torrent, tetapi juga harus berhati-hati juga kebanyakan dari torrent ada malware atau virus yang sengaja ditanam didalam file. Ya hati-hati saja, tapi at least worth it kok.

Oke langsung saja ke daftar situs torrentnya:

1. https://openpirate.org/
2. https://rarbg.to/
3. https://1337x.to/
4. https://www.torlock.com/
5. https://yts.ae/
6. https://torrents.io/site/torrent-downloads
7. https://www.limetorrents.info/
8. https://popcorntime.sh/
9. https://torrentz2.eu/
10. https://www.ettv.tv/torrents.php
11. https://www.ettv.tv/torrents.php
12. https://torrentgalaxy.to/
13. https://katcr.co/
14. https://eztv.io/
15. https://torrents.io/
16. https://monova.org/latest
17. http://www.toorgle.com/
18. https://zooqle.com/
19. https://www.skytorrents.to/
20. https://yourbittorrent.com/

Demikian tulisan mengenai torrent, selamat mendownload 😊
Share:

Selamat Jalan Sahabat



Minggu pagi, tanggal 27 Oktober 2019. Bersama keluarga kita biasanya melakukan aktifitas dipagi hari. Bersih-bersih rumah/pekarangan, lalu ada sebuah telephone dari seorang teman, 3 kali dia menelpon dan juga ada beberapa pesan menanyakan suatu kabar yang mengejutkan. Lalu saya mengkonfirmasi kembali, apakah berita itu benar atau salah.



Yah, seorang teman telah berpulang kerahmatulloh. Intan Pertama Sari👸.  Lemas, keringat dingin, kaget, pokoknya campur aduk. Langsung aku buru2 untuk menyelesaikan segala pekerjaan lalu persiapan untuk ikut takziah.

Sesampainya disana aku menyusuri jalan desanya. Aku inget, terakhir kali kejalan ini waktu mendatangi hari terbahagia dalam hidupnya, yaitu waktu dia menikah, sekarang kami mendatangi jalan itu lagi ketika hari berdukanya.

Terlihat dari kejauhan ada keramaian dan sebuah kerangka bunga untuk dia. Setelah bersalaman dengan orang-orang, kita lalu dipersilahkan masuk keruang tengah. Disitu berbaring seorang wanita yang dulu aku kenal, dan terdengar suara tangisan dari keluarganya. 

"Anak adalah titiapan. Sing sabar ya? " kata seorang Ibu kepada keluarganya.

Aku salami suaminya dia👸 yang juga teman saya.

"Yang sabar ya, aku turut berduka cita sedalem-dalemnya". 

Lalu aku temenin dia duduk mendampingi dia. Mau mengajak ngobrol aja jadi sungkan karena melihat rasa duka temenku ini, dan sesekali juga kita meneteskan air mata.

Dan teman-teman sudah pada ngumpul, kita langsung mengambil wudhu. Aku masih inget, ketika pas kita main gitu, kadang dia ngingetin untuk sholat teman-teman, tapi sekarang kita yang menyolatkan dia. Selamat jalan teman.


Masa Kuliah

Saya kenal dia👸 waktu masih kuliah dan tetap bersama waktu sudah kerja. Dia termasuk mahasiswi pandai diwaktu bangku kuliah, dan kita gak heran kalau dia👸 termasuk salah satu mahasiswi cumlaude waktu wisuda. Aku masih inget kalau sesekali kita menggunakan bahasa inggris, kalau ada kesalahan dia yang mengkoreksi. Yah dia merupakan mahasiswa berprestasi, juga bahasa inggrisnya jago dari aku.

Dia👸 dulu punya mimpi kerja di Departemen Luar Negeri, agar bisa belajar sama berpetualang diluar negeri. Kita kadang juga sering debat masalah-masalah sosial dan lainnya. Dan dia👸 sering mengalah kepadaku, walau seringnya dia👸 yang benar. Maafkan aku yang kadang keras kepala.

Dulu ketika masa kuliah, ada lowongan kerjaan paruh waktu dikampus, dan kita sama-sama masuk setelah melalui proses yang diadakan sama kampus. Disitulah, awal kita sama-sama saling intens. Ada beberapa laki-laki dan perempuan dari prodi yang sama.


Part Time di SAT Kampus UNS



Awal mulanya kita bisa jadi partner yaitu waktu kita magang disebuah kampus di kota malang. Kita bertiga, temenku cowok salah satunya. Aku dan temenku cowok ini kadang beda prinsip, dan intanlah yang menjadi penengah kami. Seperti kebanyakan mahasiswa lainnya, kalau ada temen pintar di tim kamu, kamu akan merasa tenang, karena nanti kalau terjadi kesulitan setidaknya temanmu yang pintar tadi bisa memberikan solusinya, dan saya merasakan itu.

Malang


Kita melakukan banyak petualangan di kota tersebut, dari ke alam, rekreasi ke batu, dan masih banyak lagi. Yang aku masih ingat, dulu pernah dia👸 ada kejadian misterius, waktu ke bukit teletabis, tepatnya di dekat pasir berbisik didaerah gunung bromo, dia👸 sempat di kejutkan dengan sesosok pria hitam yang sedang melambai-lambai, tentunya ini tidak ada hubungannya sama sekali dengan kejadian yang akan datang.

Bromo



Masa Kerja

Dan, setelah kuliah selesai kita masing-masing menentukan jalannya sendiri-sendiri. Alhamdulillah, dia👸 keterima di CPNS. Ada beberapa teman yang kesangkut di pegawai sipil termasuk dia, dan penempatannya di Jakarta. Aku masih inget, kalau sebenarnya Jakarta adalah salah satu list kota yang dia yang gak akan disinggahi, tetapi tuhan berkehendak lain. Dia👸 gak cuma singgah, tetepi menempati dan kerja di kota ini.

Kemudian tuhan memberi aku kesempatan untuk pergi ke Ibu Kota, dan sampailah dijakarta. Dan orang pertama kali yang aku temui adalah Intan👸. Di sebuah stasiun, kita ketemuan disana dan ditraktir beberapa makanan. Memang dasarnya orang baik.
Lalu nyeletuk

"Tenang, aku habis gajian, jakarta keras". Kata dia, Lalu aku ucapkan terima kasih sambil bilang

" Besok lagi ya? hehe 😁"

Kita punya hobby yang sama, yaitu photografi. Dulu lagi hype banget soal hunting photo, kita sama-sama pakai canon dan ada salah satu temennya dikerjaan juga kadang ikut hunting photo dikota jakarta. Sesekali juga ikut opentrip yang diadain diinternet. Kita rame-rame pergi main, atau pas minggu kita sama-sama main ke CarFreeday di sekitaran Jln. Sudirman di Jakarta.

OpenTrip

Rumah Kaca Jakarta

Ngomongin soalnya sakitnya, sebenarnya kita temannya sudah tahu, sakit dia apa. Pernah kejadian waktu dijakarta dia sakit, lalu dilarikan ke Rumah Sakit. Lalu aku sama temenku menengoki dia ke Rumah Sakit. Ada bapaknya serta ibuknya, dari Solo ke Jakarta. Katanya beliau jalan kaki dari Gambir ke RS. Kita bercerita-cerita tentang intan, kata bapaknya dia habis oprasi, alhamdulillah lancar. Merinding sih waktu diceritain, tapi dia masih kuat. Dasarnya juga memang wanita hebat dan tangguh dia.


Masa Nikah

Nikah dengan seorang pria👨 yang jadi teman kuliah juga. Cinta lokasi dengan dia👸 waktu kerja parttime di kampus waktu kuliah. Tak jarang kita sebagai teman jadi "obat nyamuk" ketika dia👸 lagi bersama. Seneng dulu liat mereka romantisan berdua.

Aku masih ingat ketika mereka berdua berdiri dan duduk dipelaminan waktu nikahannya, saling tertawa kecil sambil bercerita berduaan, entah apa yang mereka ceritakan. Menerutku waktu itu mereka manusia paling berbahagia sedunia. Lalu kita berphoto ria. Ketika salaman, aku katakan kepada suami intan.

Selamat Ya, Barakallahu fikum. Jaga intan ya...

Dan, Alhamdullilah. Intan beruntung dapat suami seperti temenku. Intan selalu dijaga sampai tuhan memanggilnya. Terima kasih teman. Jangan bersedih dan menyesali semuanya. Intan sudah tenang disurga, jaga hanipo untuk intan ya.


Masa Berkeluarga

Setelah beberapa bulan mereka dikarunia bayi laki-laki. Panggilannya hanipo. Setelah program mutasi kerja dari Jakarta, dia pindah kejogjakarta bersama dengan suaminya. Senang dengernya kabar itu, karena sudah deket dengan keluarga, setidaknya Jogja-Solo itu cuma beberapa jam saja.

Dulu sempat nemui mereka waktu dijakarta. Kebetulan Intan kerja dijakarta sedangkan suaminya, kerja di bogor. Sekali pernah main kebogor dan juga udah beberapa kali main kekosan intan yang dijakarta. Kebetulan dulu kita masih sama-sama kerja dijakarta pusat.

Tetapi semua tinggal kenangan, semoga tenang disisi tuhan, teman. Rest In Peace, Sahabat! 💓🌷


Share:

Membuat Flowcost didalam Usaha


Sekarang lagi ingin menulis mengenai laporan keuangan. Mengacu pada Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) yang diterbitkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia (IAI), laporan keuangan setidaknya harus mencakup lima buah laporan, yakni laporan posisi keuangan, laporan laba rugi, laporan arus kas, laporan perubahan modal, dan catatan atas laporan keuangan.

Laporan posisi keuangan

Laporan laba rugi

Laporan arus kas

Laporan perubahan modal

Catatan atas laporan keuangan

karena mungkin terlalu rumit, dan dilapangan atau di lapangannya susah sampai sedetail itu, maka aku mencoba untuk membuat sesederhana mungkin.

Saya jabarkan jadi 3 point, yaitu omset, setoran lalu barang masuk. Kenapa barang keluar tidak saya masukkan, ya karena mungkin dilapangannya itu tadi sangat susah untuk menginplementasikan disebuah pembukuan, karena flowcost yang saya maksud disini untuk UKM yang hanya perputaran uangnya > 100 juta.

Dalam kamus besar bahasa Indonesia pengertian omset adalah jumlah uang hasil penjualan barang (dagangan) tertentu selama suatu masa jual. Sedang menurut sumber yang sama, kata profit memiliki pengertian sebagai keuntungan.

Sedangkan setoran atau barang masuk, hanya untuk pelengkap dari sebuah usaha tersebut. Setoran didapat dari modal awal sedangkan barang masuk dari modal berjalan.





Saya membuat ini agar nantinya mempermudah sumber daya manusia yang ada.


Mungkin itu dulu yang ingin saya ceritakan, saya ingin mandi dulu. bye bye 
Share:

7 Shortcut Keyboard yang Berguna untuk Microsoft Word

Jadi ceritanya dalam perduniawian pekerjaan sekarang sangat vital sekali logo diatas. Padahal banyak juga yang digunakan selain itu, seperti : Libre, WPS, OpenOffice, KingSoft Office dll. Tetapi saya kebetulan dipaksa menggunakan itu oleh system pekerjaan yang sangat kurang bisa bermanufer. Sekarang saya ingin membagikan sebuah cara seperti judul. Sebelumnya saya juga mencari kemana-mana gimana suatu pekerjaan bisa dilakukan dengan cara pintasan/shortcut. I love Shortcut.

Ada beberapa shortcut yang mungkin sangat umum digunakan diperduniawian office, seperti CTRL+C sama CTRL+V. Nah Disini saya ingin membagikan kembali 7 shortcut yang mungkin jarang digunakan oleh orang, tetapi sangat berguna sekali.

1. F4: Ulangi perintah terakhir Anda

Perintah ini mungkin baru sangat bermanfaat bagi orang pekerja malas seperti saya, jadi ketika mau mengedit gambar misalnya, dengan perintah tertentu, lalu ada gambar lagi, kita cukup ketik F4 untuk mengulangi perintah terakhir yang tadi. Mungkin cara ini yang paling tercepat, saya belum menemukan cara malas lain untuk melakukan pekerjaan office. Oh iya, biasa saya menggunakan copy format untuk melakukan perintah terakhir, tetapi ada beberapa kasus dimana pakek CTRL+SHIFT-C itu tidak bisa dilakukan.

2. Ctrl + F6: Siklus melalui dokumen Word terbuka Anda

Biasanya saya menggunakan ALT-TAB untuk melakukan perpindahan workplace office, tetapi untuk CTRL-F6 ini khusus untuk Office saja. Jadi tidak terpengarung oleh aplikasi lain yang telah kita buka. Cukup Menarik sih, Yah tergantung posisi keyboard juga sih, kebetulan saya menggunakan laptop dengan adanya Fn jadi harus mencet 3 huruf untuk melakukan perintah ini.

3. F12: Simpan sebagai

Umumnya para pekerja office-an menggunakan CTRL-S untuk save, tetapi MS-Word melakukan tembok terlebih dahulu untuk pilihan tertentu. Karena itu membuat selang waktu tertentu yang terbuang, maka cara ini lebih efesien lagi. Coba aja..

4. Alt + Shift + →/← : Buat judul/heading

Tekan Alt + Shift + tombol panah kiri atau kanan, dan Anda akan dibawa ke menu heading di bagian atas layar (di mana Anda dapat menggulir ke kiri / kanan di antara berbagai jenis judul).

5. SHIFT+F3 : Merubah Font

Jadi ketika mau merubah font, biasanya kita buka tab home, lalu pilih font. Tetapi agar kita bekerja di keyboard, kita hanya perlu memberikan perintah SHIFT+F3 saja. Font yang akan berubah berjenis: UPPERCASE, Capitalize Each Word, lowercase.

6. CTRL+[ atau CTRL+]

Habis merubah font, pasti ada keperluan mengenai memperbesar atau memperkecil font. Salah satu caranya dengan perintah CTRL+[

7. CTRL+ENTER

Yang terakhir mungkin untuk perpindahan halaman. Tentunya ini berguna ketika ingin berpindah halaman selanjutnya. Walaupun 

Mungkin seperti itu yang mungkin sudah banyak yang sudah tau.
Share:

Update sudah, Upgrade belum :(

Kali Linux 2019.3

Kalau ada yang belum tahu, kali linux adalah varian dari debian dari linux. OS ini berkhususkan buat melakukan pentest alias keamanan dalam system. Sekarang Kali sudah ada version 2019.3, sedangkan punya saya baru 2018.3, kadang juga gak mempermalahin sih dengan version, tapi tentunya semakin ada version baru pasti ada hal yang baru. Seperti konsep keamanan system, semakin baru pasti ada bug/celah yang ditutup, tentunya diikuti dengan perubahan yang lain juga.

Install LiveUSB Kali 2019.3

Saya disini ingin melakukan upgrade OS tambahan saya ke yang terbaru. Seperti diberitakan diblog Kali, bahwa ada perubahan2 yang dilakukan di version 2019.3 ini, salah satunya burpsuite. Saya lihat diyoutube belum ada yang review mengenai tool satu ini.

Oke, langsung saja:

Tentunya saya harus download dulu OSnya. Saya kutip dari website resminya sebagai berikut:


Image Name Torrent Version Size
Kali Linux 32-Bit Torrent 2019.3 2.9G
Kali Linux 64-Bit Torrent 2019.3 2.9G
Kali Linux Large 64-Bit Torrent 2019.3 3.5G
Kali Linux Light ARMhf Torrent 2019.3 803M
Kali Linux Light 64-Bit Torrent 2019.3 1.1G
Kali Linux Light 32-Bit Torrent 2019.3 1.1G
Kali Linux LXDE 64-Bit Torrent 2019.3 2.7G
Kali Linux MATE 64-Bit Torrent 2019.3 2.8G
Kali Linux E17 64-Bit Torrent 2019.3 2.7G
Kali Linux KDE 64-Bit Torrent 2019.3 3.2G
Kali Linux XFCE 64-Bit Torrent 2019.3 2.7G

Kebetulan karena internet di rumah lagi kurang stabil mungkin nanti saya lakukan di kantor saya dengan menggunakan torrent. 😄

Jika mungkin OS sudah ada kita buat LiveUSBnya. Saya dulu menggunakan Rufus dan Minitool disk untuk membuat persistence di KaliLinuxnya.

Setelah file sudah didownload, lalu siapkan FD andalan kamu buat dijadikan LiveUSB. Saya sendiri menggunakan SandDisk 16GB Cruzer Force, oke katakanlah saya sudah ada file-nya tinggal install OS ke USB.
















Hack the Planet!!!

Hahaha, yang paling penting adalah ethical hacking. Kita harus bener2 paham living law yang sudah berjalan selama ini. Kebetulan dari pengalaman saya, saya sudah beberapa kali berhasil masuk celah dengan menggunakan tool-tool yang disediakan oleh Kali, ada yang dari pemerintah, swasta maupun personal. Tetapi tentunya saya hanya melatih dan menchalange dirisendiri, tidak ada maksud jahat lain. Semoga 😄
Karena kita harus melakukan testing system terlebih dahulu sebelum system itu publik.

Share:

Linux?


Dia adalah burung pinguin, berbeda dengan jendela, dia hidup dan bisa berkembang biak. Linux namanya.

Sekarang saya ingin menceritakan beberapa pengalamanan saya mengenai seluk beluk Linux. Entah kenapa saya lebih tertarik dengan linux daripada windows, mungkin karena kebiasaan mungkin ya, terlepas dari apa yang gak bisa windows lakukan.

Sekarang, OS pribadi saya ubuntu version 18.02 LTS, mungkin sekarang sudah masuk ke release Ubuntu 19.0. Dan sebagai tambahan saya juga ada LiveUSB untuk OS Pentest (Penestration Testing). Sejak tahun 2018 saya pakai KaliLinux version 2018.3 dan sekarang sudah ada yang version 2019.3.

Tentunya saya gak jago2 amat mengenai Linux, saya juga perlu panduan diblog/website untuk melakukan pengoperasian, karena jujur saya juga belum hapal betul perintah2 didalam OS Linux.

Seperti contohnya dalam melihat version, walaupun di GUInya ada tetapi untuk linux mungkin identik dengan perintah garis atau CLI. Contohnya seperti yang saya kutip di sebuah blog dibawah:

Check os version in Linux

The procedure to find os name and version on Linux:
  1. Open the terminal application (bash shell)
  2. For remote server login using the ssh: ssh user@server-name
  3. Type any one of the following command to find os name and version in Linux:
    cat /etc/os-release
    lsb_release -a
    hostnamectl
  4. Type the following command to find Linux kernel version:
    uname -r
Let us see all examples in detailed.

/etc/os-release file

Type the following cat command:
$ cat /etc/os-release
Sample outputs:
NAME="Ubuntu"
VERSION="17.10 (Artful Aardvark)"
ID=ubuntu
ID_LIKE=debian
PRETTY_NAME="Ubuntu 17.10"
VERSION_ID="17.10"
HOME_URL="https://www.ubuntu.com/"
SUPPORT_URL="https://help.ubuntu.com/"
BUG_REPORT_URL="https://bugs.launchpad.net/ubuntu/"
PRIVACY_POLICY_URL="https://www.ubuntu.com/legal/terms-and-policies/privacy-policy"
VERSION_CODENAME=artful
UBUNTU_CODENAME=artful

lsb_release command

The lsb_release command gives LSB (Linux Standard Base) and distribution-specific information on the CLI. The syntax is:
$ lsb_release -a
Sample outputs:
LSB Version: :core-4.1-amd64:core-4.1-noarch
Distributor ID: CentOS
Description: CentOS Linux release 7.4.1708 (Core) 
Release: 7.4.1708
Codename: Core

hostnamectl command

Use hostnamectl command to query and change the system hostname and related settings. Just type the following command to check OS name and Linux kernel version:
$ hostnamectl
Sample outputs:
   Static hostname: nixcraft-www-42
         Icon name: computer-vm
           Chassis: vm
        Machine ID: beb217fbb4324b7d9959f78c279e6599
           Boot ID: 10f00cc5ca614b518a84d1793d0134bc
    Virtualization: qemu
  Operating System: Ubuntu 16.04.3 LTS
            Kernel: Linux 4.10.0-42-generic
      Architecture: x86-64

uname command

Just print Linux kernel version, run:
$ uname -r
Sample outputs:
Check os version in Linux command line
Another option is to type the following command:
$ cat /proc/version
Sample outputs:
Linux version 3.10.0-693.11.6.el7.x86_64 (mockbuild@x86-041.build.eng.bos.redhat.com) (gcc version 4.8.5 20150623 (Red Hat 4.8.5-16) (GCC) ) #1 SMP Thu Dec 28 14:23:39 EST 2017

/etc/issue file

Use more command/less command as follows:
$ cat /etc/issue
$ more /etc/issue
$ less /etc/issue

Getting help

You can also view the manual page on uname using the following command:
$ man hostnamectl
$ man uname
$ man cat

Share:

Naik kereta api tut..tut..tut..


Kaki lebam, punggung kram, mata berat, badan lemas dan sebagainya, merupakan awalan sambatan ketika mencoba menuangkan tulisan ini disini.

Adalah sebuah keputusan ketika seorang ingin mengambil resiko yang mungkin dampaknya kurang menyenangkan, tetapi bagaimanapun itu sebuah keputusan. Kadang ada suatu hal yang kita inginkan tapi belum kita dapatkan, ya solusinya kita cintai apa yang sudah kita dapatkan.

Kadang ada rasa yang ingin disampaikan tanpa merlu memerlukan "jembatan" dulu, hanya ingin ikut serta dalam merasakan tanpa mengurangi atau melebihkan.

Tadi jam 09:25 kereta merapat ke stasiun senen didaerah jakarta pusat. Sebelumnya sedikit kurang mengenakkan ketika moment berpisah yang mungkin ada pertengkaran. Pada dasarkan aku gak suka orang yang membuat hatiku gak senang, <== RETORIS.

Karena mungkin harapan kepada seseorang yang tidak sesuai yang menimbulkan kekecewaan kemudian. Dan sini saya ingin menjelaskan 2 sudut pandang. yang pertema sudut pandang sebagai penghakim "dia".

Judgetment.


Pertama sebelum memulai, aku ingin mengingatkan posisi kamu disini, sebagai seorang istri dan mempunyai anak. Kemudian mencari ridho Alloh SWT dan dimana ini jadi landasanku untuk menghakimimu. Saya bukan SJW (Social Justice Warior) aku hanya ingin menyampaikan pendapatku melalui tulisan ini.

Dia itu suamimu yang harus dihormati

Kerja atau tidak kerja, dia suamimu...
Berilmu atau awwam, dia imammu...
Romantis atau cuek, dia ayah dari anakmu...
Ramah atau galak/kasar, dia bekerja menafkahimu...
Ini bukan tentang, Kenapa anda - wahai para istri- harus patuh dan hormat kepada suami
Tapi tentang siapa yg menyuruh Taat kepada suami!!!

Sudah berapa kali suara Anda, meninggi di hadapannya...
Berapa kali Anda merengek, meminta sesuatu yg membebani pikirannya...
Berapa kalikah Anda menghargai pendapatnya...
Berapa kalikah Anda juga Menceritakan keburukannya!!?

Mari para istri, dia suamimu syukuri kebaikan suamimu...
Sebelum Allah mengambilnya darimu..
Sebelum semuanya terlambat...
Jika kau mentaati suamimu... Maka Allah janjikan surga untukmu 

Jadi kau tidak akan rugi...
Meskipun kau mempunyai Suami bertabiat jelek...
Taatilah suamimu Selagi perintah itu masih dalam Hal ma'ruf!!
Bersabarlah atas tabiat suami karena Alloh...

unJudgetment.

Ada sebuah moment didalam belahan hati yang lain ingin selalu mengalah, ada kalanya ingin bersabar, memaafkan, mengalah dan selalu diam dalam "terian" dan "dansa" mereka yang perlu drama. Ya rasa itu memang ada, dan rasanya tidak ingin menghakimi dan biarlah mereka menari dan berdansa.

Tidak ada tebu yang kedua kepalanya itu manis.
Kalau kamu memilih bersama dengan wanta karis yang bekerja,
Kamu perlu menerima dia tidak bisa di rumah membersihkan rumah.
Kalau kamu memilih bersama dengan ibu rumah tangga yang menjada dan merawat rumah,
Kamu perlu menerima kalau dia tidak bisa menghasilkan uang.
Kalau kamu memilih bersama dengan wanita penurut,
Kamu harus menerima kalau dia bergantung padamu dan tidak mandiri.
Kalau kamu memilih bersama dengan wanita pemberani,
Kamu harus menerima dia keras kepada dan punya pemikiran sendiri.
Kalau kamu memilih bersama dengan wanita cantik,
Kamu juga harus menerima kalau pengeluarannya juga banyak.
Kalau kamu memilih bersama dengan wanita hebat,
Kamu juga harus menerima kalau dia itu keras dan tak terkalahkan.
Tidak ada wanita yang sempurna, semua itu hanya ada dalam mimpi saja
Kamu juga harus menerima kalau pengeluarannya juga banyak.
Kalau kamu memilih bersama dengan wanita hebat,
Kamu juga harus menerima kalau dia itu keras dan tak terkalahkan.
Tidak ada wanita yang sempurna, semua itu hanya ada dalam mimpi saja



YA ALLOH, PLEASE.....


وَالَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا
al Furqon-74

artinya: Ya Alloh... anugrahkan kepada kami istri-suami, keluarga- keturunan sebagai penenang hati dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertaqwa.

Sekian dulu tulisan ini, bersumber dari berbagai media saat ada digerbong kereta.
Share:

Politik itu tai kucing


Seperti kutipan salah seorang teman Soe Hok Gie ketika dihadapi dengan politik, "Politik itu Tai kucing". Akhir-akhir ini masih kuat sekali diinget, ketika indonesia baru saja melakukan "pesta demokrasi" dimana politik sangat kental sekali dirasakan.

Dan baru-baru ini, telah diwacanakan RUU KPK dan RUU KHUP yang akan disahkan oleh Pemerintah, sontak membuat kecewa masyarakat karena banyak pasal yang menguntungkan kaum atas dan merugikan kaum bawah, tajam kebawah dan tumpul keatas.

Ketika ada celoteh, kenapa sih harus ngomongin politik, atau yuk kita ngobrol politik sambil ketawa, seakan itu joke berat jika kita obrolkan, atau kita ngobrolin pemerintah, terus ada yang nyeletuk, pemerintah aja gak ngobrolin kita. Kadang seliweran pemikiran semacam itu menghinggapi kita, dan mereka tidak sadar dari politik kita menjalani kehidupan.

Seperti dikatakan Bertolt Brecht, seorang penyair dan dramawan dari jerman mengatakan:

Buta terburuk adalah buta politik. Orang yang buta politik tak sadar bahwa biaya hidup, harga makanan, harga rumah, harga obat, semuanya bergantung keputusan politik. Dia membanggakan sikap anti politik, membusungkan dada dan berkoar, "aku benci potik", sungguh bodoh dia, yang tak mengetahui bahwa karena dia tidak mau tahu politik, akibatnya adalah pelacuran, anak terlantar, perampokan, dan yang terburuk, korupsi dan perusahaan multinasional yang menguras kekayaan negeri".

Kadang memang benar sekali, kita harus ambil bagian dalam hal politik. Bukannya sok pinter atau sok apalah, tapi itu semua akan berpengaruh pada kita. Coba liat kasus '98, mungkin sebagian orang perpendapat kalo itu cuma buang-buang energi saja, tetapi tanpa pergerakan tersebut, tentunya kita semua tidak akan bisa berpikiran bebas dan menulis diblog ini tanpa suatu halangan apapun.

Langkah kecilnya, mari kita ikut andil dalam pengambilan keputusan-keputusan politik dalam hal-hal kecil. Cukup sekian tulisan ini dan terima kasih.

Share: