Jangan fokus terhadap Gaji




Saya mendapatkan sebuah artikel yang menarik mengenai wealth/kekayaan. Tulisan dari Jonah Malin, dia menyebutkan tingkat atas dari kekayaan itu adalah kesimbangan antara pendapatan aktif dan pendapatan pasif. Mari kita jelaskan.

Dia berpendapat, uang didalam hidupnya terbagi dari 2 kategori. Yaitu gaji dan tabungan. Dengan keahlian dan waktunya dia bisa mendapatkan imbalan uang atas semua itu. Kemudian uang itu akan digunakan untuk dirisendiri dan untuk ditabung.

Sama seperti saya, biasanya aku membagikan uangku atas 4 kategori: Untuk survaive, hobi, tabungan dan amal. Konsepnya sih sama, menyisihkan sebagian uang untuk dijadikan pasif income atau pendapatan pasif. Oke mari kita jelaskan pendapatan aktif dan pasif.

Pedapatan aktif

Pendapatan aktif adalah take home pay/ gaji yang kamu dapat dari pekerjaan kamu. Seperti gaji Karyawan swasta, PNS, Gojek, dll. Biasanya ini adalah proses tukaran waktu kamu untuk uang.

Pendapatan Pasif

Ini adalah penghasilan yang mungkin tidak memerlukan banyak pekerjaan, termasuk investasi, real estat, e-komersil, royalty dll. Jadi ini memungkinkan kamu untuk memiliki fleksibelitas finansial diluar jam kerja, tanpa harus hadir untuk menuai keuntungan-keuntungan.

Jadi seperti aku tulisan diatas, sebenarnya rahasia untuk sukses bukan digaji tetapi rahasia untuk sukses adalah mengerti bagaimana membangun 2 sumber pendapatan itu, aktif income dan pasif income.

Banyak orang yang puas dengan gaji karir mereka, atau duduk dikursi jabatannya selama satu decade sebelum lengser. Jika ambisi kamu itu rata-rata, maka pola pikir itu biasa-biasa saja. Tetapi untuk bisa pada posisi teratas kekayaan, anda harus mulai mencari cara berbeda untuk menghasilkan uang secara bersamaan.

Jika dibreak down, pendapatan saya:
  • Main job sebagai karyawan swasta
  • Usaha kecil-kecilan.

Mungkin diawal tahun 2020 setidaknya harus ada 2 aliran pendapatan lain:
  • Freelance IT
  • Marketing Application
  • Membuka cabang Toko lagi
  • Dll

Wealth is more than money. It is a series of learned strategies and behaviors. Dan saya mengambil kutipan dari Edmund burke,

“ if we command our wealth, we shall be free; if our wealth commands us, we are poor indeed.

Kesimpulan

Proses ini tidak akan terjadi dalam semalam. Saya yakin sebagian besar orang yang membaca ini termasuk saya belum memiliki lebih dari beberapa aliran pendapatan.

Jika anda sudah melakukannya, luar biasa. Anda sudah berapa dijalan menuju masa depan yang lebih kaya. Jika belum, jangan panik…. Dan jika ada hanya memiliki satu pendapatan, syukuri saja semuanya yang telah diberikan. Tetapi terlepas itu semua, sebenarnya tujuan kita adalah mendapatkan bola kecil yang menggelinding yang meneliti peluang yang ada diluar sana untuk menghasilkan lebih banyak uang.

Mulailah dengan sesuatu yang mudah seperti menginvestasikan sebagian kecil dari gaji anda. Seiring waktu anda dapat membangun berbagai aliran pendapatan. Enjoy your life….

Share:

Kontribusi Arsip Digital pada BIG DATA


Dihari yang cerah, disuatu kota saya dan alm. teman saya beserta teman-teman yang lain ingin meluangkan waktu sejenak. Kami mencari tempat yang kami rasa nyaman, dan tempat itu Gramedia. Selain ada buku-buku, alat elektronik, kerajinan tangan dll, saya sangat suka melihat warna-warni penyusunan alat-alat tulis dan kantor yang ditata sangat menggemaskan.

Kejadian diatas mungkin udah beberapa tahun yang lalu, tapi pada saat itu aku sudah kepikiran sama data minner. Sampai saat ini kalo bisa aku tidak ingin menghapus data-data, lebih baik beli storage yang baru untuk menampung data yang baru. Aku kepikiran aja, mungkin suatu saat nanti bisa digunakan data tersebut selain sifat males saya tentunya 😁 . Edward Snoden pernah bilang, "Bukan mengenai data yang dilindungi, tapi pengumpulan data tersebut". Jadi dari pengumpulan data tersebut akan terbentuklah Big Data.

Dahulu kala, waktu pertama kali kedunia kerja di ibu kota, aku sangat concern sekali dengan Big Data, walaupun sangat susah sekali agar bisa dikatakan Big Data itu sendiri, pokoknya Sotoy aja ngomong Big Data, mirip kayak tulisan sekarang ini hehe, bedanya mungkin sekarang udah sedikit banyak refrensi.

Ada sebuah triger yang membuat aku nulis semacam ini, yaitu:


Seperti dicoretanku sebelumnya, saya menulis tentang kepergian teman sekaligus sahabat saya, yang berkontribusi banyak dalam menyusun lego perjalanan hidup ini.

Ketika melihat tweet dari alm. aku langsung kepikiran:

Wah, Issue ini juga dulu jadi concern-ku nih? aku akan wujudkan list tersebut teman 😮

Yah, memang kita basic dunia perkuliahannya librarian ya, Yah kami melihat tantangan kedepannya seperti itu. Kita sudah diperlihatkan bagaimana AI, Print 3D, Robotic dll yang mungkin akan jadi obstacle kita sebgai manusia (kejauhan gak sih hehehe).
Walaupun mungkin sangat jauh, setidaknya kita bisa ikut kontribusi atau mendekati kontribusi 😄 dalam tantangan data yang akan datang.

Kemaren, kebetulan ada sebuah slide yang mungkin related dengan keresahan kami mengenai Big Data, berikut slidenya dibawah ini:


Setelah saya baca, ada banyak sudut pandang baru mengenai Big Data, lebih jelasnya silahkan baca saja, saya sedang males menjelaskan kembali, bukan apa-apa, ya karena males aja 😂

Selama ini sesaui pengalamanku, aku rasa data itu cuma bersifat MANDEK. Ya cuma dimasukkan kedalam server saja buat pajangan. Mirip sama dengan loker mungkin. Tapi seperti dikatakan seorang tokoh nasional mengenai pergerakan desa, jika data hanya mandek diserver itu salah besar, seharusnya dari data tersebut kita bisa mengekstrak suatu informasi yang dibutuhkan oleh pihak terkait dong.

Jadi bagaimana data yang kita kumpulkan itu bekerja buat kita, begitulah...
Mungkin cukup sekian coretan dari saya, kalo ada yang kurang paham, SAMA, Mari kita belajar bareng-bareng 😊
Share:

20 Daftar Situs Torrent 2019



Sebelum ke konten, mari saya ajak jalan-jelan mengenal Torrent. Torrent itu apa sih? Torrent adalah sebuah media alternatif yang digunakan untuk meng-upload dan men-download file berukuran besar melalui internet.

Saya pribadi lebih nyaman menggunakan torrent, tetapi juga harus berhati-hati juga kebanyakan dari torrent ada malware atau virus yang sengaja ditanam didalam file. Ya hati-hati saja, tapi at least worth it kok.

Oke langsung saja ke daftar situs torrentnya:

1. https://openpirate.org/
2. https://rarbg.to/
3. https://1337x.to/
4. https://www.torlock.com/
5. https://yts.ae/
6. https://torrents.io/site/torrent-downloads
7. https://www.limetorrents.info/
8. https://popcorntime.sh/
9. https://torrentz2.eu/
10. https://www.ettv.tv/torrents.php
11. https://www.ettv.tv/torrents.php
12. https://torrentgalaxy.to/
13. https://katcr.co/
14. https://eztv.io/
15. https://torrents.io/
16. https://monova.org/latest
17. http://www.toorgle.com/
18. https://zooqle.com/
19. https://www.skytorrents.to/
20. https://yourbittorrent.com/

Demikian tulisan mengenai torrent, selamat mendownload 😊
Share:

Selamat Jalan Sahabat



Minggu pagi, tanggal 27 Oktober 2019. Bersama keluarga kita biasanya melakukan aktifitas dipagi hari. Bersih-bersih rumah/pekarangan, lalu ada sebuah telephone dari seorang teman, 3 kali dia menelpon dan juga ada beberapa pesan menanyakan suatu kabar yang mengejutkan. Lalu saya mengkonfirmasi kembali, apakah berita itu benar atau salah.



Yah, seorang teman telah berpulang kerahmatulloh. Intan Pertama Sari👸.  Lemas, keringat dingin, kaget, pokoknya campur aduk. Langsung aku buru2 untuk menyelesaikan segala pekerjaan lalu persiapan untuk ikut takziah.

Sesampainya disana aku menyusuri jalan desanya. Aku inget, terakhir kali kejalan ini waktu mendatangi hari terbahagia dalam hidupnya, yaitu waktu dia menikah, sekarang kami mendatangi jalan itu lagi ketika hari berdukanya.

Terlihat dari kejauhan ada keramaian dan sebuah kerangka bunga untuk dia. Setelah bersalaman dengan orang-orang, kita lalu dipersilahkan masuk keruang tengah. Disitu berbaring seorang wanita yang dulu aku kenal, dan terdengar suara tangisan dari keluarganya. 

"Anak adalah titiapan. Sing sabar ya? " kata seorang Ibu kepada keluarganya.

Aku salami suaminya dia👸 yang juga teman saya.

"Yang sabar ya, aku turut berduka cita sedalem-dalemnya". 

Lalu aku temenin dia duduk mendampingi dia. Mau mengajak ngobrol aja jadi sungkan karena melihat rasa duka temenku ini, dan sesekali juga kita meneteskan air mata.

Dan teman-teman sudah pada ngumpul, kita langsung mengambil wudhu. Aku masih inget, ketika pas kita main gitu, kadang dia ngingetin untuk sholat teman-teman, tapi sekarang kita yang menyolatkan dia. Selamat jalan teman.


Masa Kuliah

Saya kenal dia👸 waktu masih kuliah dan tetap bersama waktu sudah kerja. Dia termasuk mahasiswi pandai diwaktu bangku kuliah, dan kita gak heran kalau dia👸 termasuk salah satu mahasiswi cumlaude waktu wisuda. Aku masih inget kalau sesekali kita menggunakan bahasa inggris, kalau ada kesalahan dia yang mengkoreksi. Yah dia merupakan mahasiswa berprestasi, juga bahasa inggrisnya jago dari aku.

Dia👸 dulu punya mimpi kerja di Departemen Luar Negeri, agar bisa belajar sama berpetualang diluar negeri. Kita kadang juga sering debat masalah-masalah sosial dan lainnya. Dan dia👸 sering mengalah kepadaku, walau seringnya dia👸 yang benar. Maafkan aku yang kadang keras kepala.

Dulu ketika masa kuliah, ada lowongan kerjaan paruh waktu dikampus, dan kita sama-sama masuk setelah melalui proses yang diadakan sama kampus. Disitulah, awal kita sama-sama saling intens. Ada beberapa laki-laki dan perempuan dari prodi yang sama.


Part Time di SAT Kampus UNS



Awal mulanya kita bisa jadi partner yaitu waktu kita magang disebuah kampus di kota malang. Kita bertiga, temenku cowok salah satunya. Aku dan temenku cowok ini kadang beda prinsip, dan intanlah yang menjadi penengah kami. Seperti kebanyakan mahasiswa lainnya, kalau ada temen pintar di tim kamu, kamu akan merasa tenang, karena nanti kalau terjadi kesulitan setidaknya temanmu yang pintar tadi bisa memberikan solusinya, dan saya merasakan itu.

Malang


Kita melakukan banyak petualangan di kota tersebut, dari ke alam, rekreasi ke batu, dan masih banyak lagi. Yang aku masih ingat, dulu pernah dia👸 ada kejadian misterius, waktu ke bukit teletabis, tepatnya di dekat pasir berbisik didaerah gunung bromo, dia👸 sempat di kejutkan dengan sesosok pria hitam yang sedang melambai-lambai, tentunya ini tidak ada hubungannya sama sekali dengan kejadian yang akan datang.

Bromo



Masa Kerja

Dan, setelah kuliah selesai kita masing-masing menentukan jalannya sendiri-sendiri. Alhamdulillah, dia👸 keterima di CPNS. Ada beberapa teman yang kesangkut di pegawai sipil termasuk dia, dan penempatannya di Jakarta. Aku masih inget, kalau sebenarnya Jakarta adalah salah satu list kota yang dia yang gak akan disinggahi, tetapi tuhan berkehendak lain. Dia👸 gak cuma singgah, tetepi menempati dan kerja di kota ini.

Kemudian tuhan memberi aku kesempatan untuk pergi ke Ibu Kota, dan sampailah dijakarta. Dan orang pertama kali yang aku temui adalah Intan👸. Di sebuah stasiun, kita ketemuan disana dan ditraktir beberapa makanan. Memang dasarnya orang baik.
Lalu nyeletuk

"Tenang, aku habis gajian, jakarta keras". Kata dia, Lalu aku ucapkan terima kasih sambil bilang

" Besok lagi ya? hehe 😁"

Kita punya hobby yang sama, yaitu photografi. Dulu lagi hype banget soal hunting photo, kita sama-sama pakai canon dan ada salah satu temennya dikerjaan juga kadang ikut hunting photo dikota jakarta. Sesekali juga ikut opentrip yang diadain diinternet. Kita rame-rame pergi main, atau pas minggu kita sama-sama main ke CarFreeday di sekitaran Jln. Sudirman di Jakarta.

OpenTrip

Rumah Kaca Jakarta

Ngomongin soalnya sakitnya, sebenarnya kita temannya sudah tahu, sakit dia apa. Pernah kejadian waktu dijakarta dia sakit, lalu dilarikan ke Rumah Sakit. Lalu aku sama temenku menengoki dia ke Rumah Sakit. Ada bapaknya serta ibuknya, dari Solo ke Jakarta. Katanya beliau jalan kaki dari Gambir ke RS. Kita bercerita-cerita tentang intan, kata bapaknya dia habis oprasi, alhamdulillah lancar. Merinding sih waktu diceritain, tapi dia masih kuat. Dasarnya juga memang wanita hebat dan tangguh dia.


Masa Nikah

Nikah dengan seorang pria👨 yang jadi teman kuliah juga. Cinta lokasi dengan dia👸 waktu kerja parttime di kampus waktu kuliah. Tak jarang kita sebagai teman jadi "obat nyamuk" ketika dia👸 lagi bersama. Seneng dulu liat mereka romantisan berdua.

Aku masih ingat ketika mereka berdua berdiri dan duduk dipelaminan waktu nikahannya, saling tertawa kecil sambil bercerita berduaan, entah apa yang mereka ceritakan. Menerutku waktu itu mereka manusia paling berbahagia sedunia. Lalu kita berphoto ria. Ketika salaman, aku katakan kepada suami intan.

Selamat Ya, Barakallahu fikum. Jaga intan ya...

Dan, Alhamdullilah. Intan beruntung dapat suami seperti temenku. Intan selalu dijaga sampai tuhan memanggilnya. Terima kasih teman. Jangan bersedih dan menyesali semuanya. Intan sudah tenang disurga, jaga hanipo untuk intan ya.


Masa Berkeluarga

Setelah beberapa bulan mereka dikarunia bayi laki-laki. Panggilannya hanipo. Setelah program mutasi kerja dari Jakarta, dia pindah kejogjakarta bersama dengan suaminya. Senang dengernya kabar itu, karena sudah deket dengan keluarga, setidaknya Jogja-Solo itu cuma beberapa jam saja.

Dulu sempat nemui mereka waktu dijakarta. Kebetulan Intan kerja dijakarta sedangkan suaminya, kerja di bogor. Sekali pernah main kebogor dan juga udah beberapa kali main kekosan intan yang dijakarta. Kebetulan dulu kita masih sama-sama kerja dijakarta pusat.

Tetapi semua tinggal kenangan, semoga tenang disisi tuhan, teman. Rest In Peace, Sahabat! 💓🌷


Share:

Membuat Flowcost didalam Usaha


Sekarang lagi ingin menulis mengenai laporan keuangan. Mengacu pada Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) yang diterbitkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia (IAI), laporan keuangan setidaknya harus mencakup lima buah laporan, yakni laporan posisi keuangan, laporan laba rugi, laporan arus kas, laporan perubahan modal, dan catatan atas laporan keuangan.

Laporan posisi keuangan

Laporan laba rugi

Laporan arus kas

Laporan perubahan modal

Catatan atas laporan keuangan

karena mungkin terlalu rumit, dan dilapangan atau di lapangannya susah sampai sedetail itu, maka aku mencoba untuk membuat sesederhana mungkin.

Saya jabarkan jadi 3 point, yaitu omset, setoran lalu barang masuk. Kenapa barang keluar tidak saya masukkan, ya karena mungkin dilapangannya itu tadi sangat susah untuk menginplementasikan disebuah pembukuan, karena flowcost yang saya maksud disini untuk UKM yang hanya perputaran uangnya > 100 juta.

Dalam kamus besar bahasa Indonesia pengertian omset adalah jumlah uang hasil penjualan barang (dagangan) tertentu selama suatu masa jual. Sedang menurut sumber yang sama, kata profit memiliki pengertian sebagai keuntungan.

Sedangkan setoran atau barang masuk, hanya untuk pelengkap dari sebuah usaha tersebut. Setoran didapat dari modal awal sedangkan barang masuk dari modal berjalan.





Saya membuat ini agar nantinya mempermudah sumber daya manusia yang ada.


Mungkin itu dulu yang ingin saya ceritakan, saya ingin mandi dulu. bye bye 
Share:

7 Shortcut Keyboard yang Berguna untuk Microsoft Word

Jadi ceritanya dalam perduniawian pekerjaan sekarang sangat vital sekali logo diatas. Padahal banyak juga yang digunakan selain itu, seperti : Libre, WPS, OpenOffice, KingSoft Office dll. Tetapi saya kebetulan dipaksa menggunakan itu oleh system pekerjaan yang sangat kurang bisa bermanufer. Sekarang saya ingin membagikan sebuah cara seperti judul. Sebelumnya saya juga mencari kemana-mana gimana suatu pekerjaan bisa dilakukan dengan cara pintasan/shortcut. I love Shortcut.

Ada beberapa shortcut yang mungkin sangat umum digunakan diperduniawian office, seperti CTRL+C sama CTRL+V. Nah Disini saya ingin membagikan kembali 7 shortcut yang mungkin jarang digunakan oleh orang, tetapi sangat berguna sekali.

1. F4: Ulangi perintah terakhir Anda

Perintah ini mungkin baru sangat bermanfaat bagi orang pekerja malas seperti saya, jadi ketika mau mengedit gambar misalnya, dengan perintah tertentu, lalu ada gambar lagi, kita cukup ketik F4 untuk mengulangi perintah terakhir yang tadi. Mungkin cara ini yang paling tercepat, saya belum menemukan cara malas lain untuk melakukan pekerjaan office. Oh iya, biasa saya menggunakan copy format untuk melakukan perintah terakhir, tetapi ada beberapa kasus dimana pakek CTRL+SHIFT-C itu tidak bisa dilakukan.

2. Ctrl + F6: Siklus melalui dokumen Word terbuka Anda

Biasanya saya menggunakan ALT-TAB untuk melakukan perpindahan workplace office, tetapi untuk CTRL-F6 ini khusus untuk Office saja. Jadi tidak terpengarung oleh aplikasi lain yang telah kita buka. Cukup Menarik sih, Yah tergantung posisi keyboard juga sih, kebetulan saya menggunakan laptop dengan adanya Fn jadi harus mencet 3 huruf untuk melakukan perintah ini.

3. F12: Simpan sebagai

Umumnya para pekerja office-an menggunakan CTRL-S untuk save, tetapi MS-Word melakukan tembok terlebih dahulu untuk pilihan tertentu. Karena itu membuat selang waktu tertentu yang terbuang, maka cara ini lebih efesien lagi. Coba aja..

4. Alt + Shift + →/← : Buat judul/heading

Tekan Alt + Shift + tombol panah kiri atau kanan, dan Anda akan dibawa ke menu heading di bagian atas layar (di mana Anda dapat menggulir ke kiri / kanan di antara berbagai jenis judul).

5. SHIFT+F3 : Merubah Font

Jadi ketika mau merubah font, biasanya kita buka tab home, lalu pilih font. Tetapi agar kita bekerja di keyboard, kita hanya perlu memberikan perintah SHIFT+F3 saja. Font yang akan berubah berjenis: UPPERCASE, Capitalize Each Word, lowercase.

6. CTRL+[ atau CTRL+]

Habis merubah font, pasti ada keperluan mengenai memperbesar atau memperkecil font. Salah satu caranya dengan perintah CTRL+[

7. CTRL+ENTER

Yang terakhir mungkin untuk perpindahan halaman. Tentunya ini berguna ketika ingin berpindah halaman selanjutnya. Walaupun 

Mungkin seperti itu yang mungkin sudah banyak yang sudah tau.
Share:

Update sudah, Upgrade belum :(

Kali Linux 2019.3

Kalau ada yang belum tahu, kali linux adalah varian dari debian dari linux. OS ini berkhususkan buat melakukan pentest alias keamanan dalam system. Sekarang Kali sudah ada version 2019.3, sedangkan punya saya baru 2018.3, kadang juga gak mempermalahin sih dengan version, tapi tentunya semakin ada version baru pasti ada hal yang baru. Seperti konsep keamanan system, semakin baru pasti ada bug/celah yang ditutup, tentunya diikuti dengan perubahan yang lain juga.

Install LiveUSB Kali 2019.3

Saya disini ingin melakukan upgrade OS tambahan saya ke yang terbaru. Seperti diberitakan diblog Kali, bahwa ada perubahan2 yang dilakukan di version 2019.3 ini, salah satunya burpsuite. Saya lihat diyoutube belum ada yang review mengenai tool satu ini.

Oke, langsung saja:

Tentunya saya harus download dulu OSnya. Saya kutip dari website resminya sebagai berikut:


Image Name Torrent Version Size
Kali Linux 32-Bit Torrent 2019.3 2.9G
Kali Linux 64-Bit Torrent 2019.3 2.9G
Kali Linux Large 64-Bit Torrent 2019.3 3.5G
Kali Linux Light ARMhf Torrent 2019.3 803M
Kali Linux Light 64-Bit Torrent 2019.3 1.1G
Kali Linux Light 32-Bit Torrent 2019.3 1.1G
Kali Linux LXDE 64-Bit Torrent 2019.3 2.7G
Kali Linux MATE 64-Bit Torrent 2019.3 2.8G
Kali Linux E17 64-Bit Torrent 2019.3 2.7G
Kali Linux KDE 64-Bit Torrent 2019.3 3.2G
Kali Linux XFCE 64-Bit Torrent 2019.3 2.7G

Kebetulan karena internet di rumah lagi kurang stabil mungkin nanti saya lakukan di kantor saya dengan menggunakan torrent. 😄

Jika mungkin OS sudah ada kita buat LiveUSBnya. Saya dulu menggunakan Rufus dan Minitool disk untuk membuat persistence di KaliLinuxnya.

Setelah file sudah didownload, lalu siapkan FD andalan kamu buat dijadikan LiveUSB. Saya sendiri menggunakan SandDisk 16GB Cruzer Force, oke katakanlah saya sudah ada file-nya tinggal install OS ke USB.
















Hack the Planet!!!

Hahaha, yang paling penting adalah ethical hacking. Kita harus bener2 paham living law yang sudah berjalan selama ini. Kebetulan dari pengalaman saya, saya sudah beberapa kali berhasil masuk celah dengan menggunakan tool-tool yang disediakan oleh Kali, ada yang dari pemerintah, swasta maupun personal. Tetapi tentunya saya hanya melatih dan menchalange dirisendiri, tidak ada maksud jahat lain. Semoga 😄
Karena kita harus melakukan testing system terlebih dahulu sebelum system itu publik.

Share:

Linux?


Dia adalah burung pinguin, berbeda dengan jendela, dia hidup dan bisa berkembang biak. Linux namanya.

Sekarang saya ingin menceritakan beberapa pengalamanan saya mengenai seluk beluk Linux. Entah kenapa saya lebih tertarik dengan linux daripada windows, mungkin karena kebiasaan mungkin ya, terlepas dari apa yang gak bisa windows lakukan.

Sekarang, OS pribadi saya ubuntu version 18.02 LTS, mungkin sekarang sudah masuk ke release Ubuntu 19.0. Dan sebagai tambahan saya juga ada LiveUSB untuk OS Pentest (Penestration Testing). Sejak tahun 2018 saya pakai KaliLinux version 2018.3 dan sekarang sudah ada yang version 2019.3.

Tentunya saya gak jago2 amat mengenai Linux, saya juga perlu panduan diblog/website untuk melakukan pengoperasian, karena jujur saya juga belum hapal betul perintah2 didalam OS Linux.

Seperti contohnya dalam melihat version, walaupun di GUInya ada tetapi untuk linux mungkin identik dengan perintah garis atau CLI. Contohnya seperti yang saya kutip di sebuah blog dibawah:

Check os version in Linux

The procedure to find os name and version on Linux:
  1. Open the terminal application (bash shell)
  2. For remote server login using the ssh: ssh user@server-name
  3. Type any one of the following command to find os name and version in Linux:
    cat /etc/os-release
    lsb_release -a
    hostnamectl
  4. Type the following command to find Linux kernel version:
    uname -r
Let us see all examples in detailed.

/etc/os-release file

Type the following cat command:
$ cat /etc/os-release
Sample outputs:
NAME="Ubuntu"
VERSION="17.10 (Artful Aardvark)"
ID=ubuntu
ID_LIKE=debian
PRETTY_NAME="Ubuntu 17.10"
VERSION_ID="17.10"
HOME_URL="https://www.ubuntu.com/"
SUPPORT_URL="https://help.ubuntu.com/"
BUG_REPORT_URL="https://bugs.launchpad.net/ubuntu/"
PRIVACY_POLICY_URL="https://www.ubuntu.com/legal/terms-and-policies/privacy-policy"
VERSION_CODENAME=artful
UBUNTU_CODENAME=artful

lsb_release command

The lsb_release command gives LSB (Linux Standard Base) and distribution-specific information on the CLI. The syntax is:
$ lsb_release -a
Sample outputs:
LSB Version: :core-4.1-amd64:core-4.1-noarch
Distributor ID: CentOS
Description: CentOS Linux release 7.4.1708 (Core) 
Release: 7.4.1708
Codename: Core

hostnamectl command

Use hostnamectl command to query and change the system hostname and related settings. Just type the following command to check OS name and Linux kernel version:
$ hostnamectl
Sample outputs:
   Static hostname: nixcraft-www-42
         Icon name: computer-vm
           Chassis: vm
        Machine ID: beb217fbb4324b7d9959f78c279e6599
           Boot ID: 10f00cc5ca614b518a84d1793d0134bc
    Virtualization: qemu
  Operating System: Ubuntu 16.04.3 LTS
            Kernel: Linux 4.10.0-42-generic
      Architecture: x86-64

uname command

Just print Linux kernel version, run:
$ uname -r
Sample outputs:
Check os version in Linux command line
Another option is to type the following command:
$ cat /proc/version
Sample outputs:
Linux version 3.10.0-693.11.6.el7.x86_64 (mockbuild@x86-041.build.eng.bos.redhat.com) (gcc version 4.8.5 20150623 (Red Hat 4.8.5-16) (GCC) ) #1 SMP Thu Dec 28 14:23:39 EST 2017

/etc/issue file

Use more command/less command as follows:
$ cat /etc/issue
$ more /etc/issue
$ less /etc/issue

Getting help

You can also view the manual page on uname using the following command:
$ man hostnamectl
$ man uname
$ man cat

Share:

Naik kereta api tut..tut..tut..


Kaki lebam, punggung kram, mata berat, badan lemas dan sebagainya, merupakan awalan sambatan ketika mencoba menuangkan tulisan ini disini.

Adalah sebuah keputusan ketika seorang ingin mengambil resiko yang mungkin dampaknya kurang menyenangkan, tetapi bagaimanapun itu sebuah keputusan. Kadang ada suatu hal yang kita inginkan tapi belum kita dapatkan, ya solusinya kita cintai apa yang sudah kita dapatkan.

Kadang ada rasa yang ingin disampaikan tanpa merlu memerlukan "jembatan" dulu, hanya ingin ikut serta dalam merasakan tanpa mengurangi atau melebihkan.

Tadi jam 09:25 kereta merapat ke stasiun senen didaerah jakarta pusat. Sebelumnya sedikit kurang mengenakkan ketika moment berpisah yang mungkin ada pertengkaran. Pada dasarkan aku gak suka orang yang membuat hatiku gak senang, <== RETORIS.

Karena mungkin harapan kepada seseorang yang tidak sesuai yang menimbulkan kekecewaan kemudian. Dan sini saya ingin menjelaskan 2 sudut pandang. yang pertema sudut pandang sebagai penghakim "dia".

Judgetment.


Pertama sebelum memulai, aku ingin mengingatkan posisi kamu disini, sebagai seorang istri dan mempunyai anak. Kemudian mencari ridho Alloh SWT dan dimana ini jadi landasanku untuk menghakimimu. Saya bukan SJW (Social Justice Warior) aku hanya ingin menyampaikan pendapatku melalui tulisan ini.

Dia itu suamimu yang harus dihormati

Kerja atau tidak kerja, dia suamimu...
Berilmu atau awwam, dia imammu...
Romantis atau cuek, dia ayah dari anakmu...
Ramah atau galak/kasar, dia bekerja menafkahimu...
Ini bukan tentang, Kenapa anda - wahai para istri- harus patuh dan hormat kepada suami
Tapi tentang siapa yg menyuruh Taat kepada suami!!!

Sudah berapa kali suara Anda, meninggi di hadapannya...
Berapa kali Anda merengek, meminta sesuatu yg membebani pikirannya...
Berapa kalikah Anda menghargai pendapatnya...
Berapa kalikah Anda juga Menceritakan keburukannya!!?

Mari para istri, dia suamimu syukuri kebaikan suamimu...
Sebelum Allah mengambilnya darimu..
Sebelum semuanya terlambat...
Jika kau mentaati suamimu... Maka Allah janjikan surga untukmu 

Jadi kau tidak akan rugi...
Meskipun kau mempunyai Suami bertabiat jelek...
Taatilah suamimu Selagi perintah itu masih dalam Hal ma'ruf!!
Bersabarlah atas tabiat suami karena Alloh...

unJudgetment.

Ada sebuah moment didalam belahan hati yang lain ingin selalu mengalah, ada kalanya ingin bersabar, memaafkan, mengalah dan selalu diam dalam "terian" dan "dansa" mereka yang perlu drama. Ya rasa itu memang ada, dan rasanya tidak ingin menghakimi dan biarlah mereka menari dan berdansa.

Tidak ada tebu yang kedua kepalanya itu manis.
Kalau kamu memilih bersama dengan wanta karis yang bekerja,
Kamu perlu menerima dia tidak bisa di rumah membersihkan rumah.
Kalau kamu memilih bersama dengan ibu rumah tangga yang menjada dan merawat rumah,
Kamu perlu menerima kalau dia tidak bisa menghasilkan uang.
Kalau kamu memilih bersama dengan wanita penurut,
Kamu harus menerima kalau dia bergantung padamu dan tidak mandiri.
Kalau kamu memilih bersama dengan wanita pemberani,
Kamu harus menerima dia keras kepada dan punya pemikiran sendiri.
Kalau kamu memilih bersama dengan wanita cantik,
Kamu juga harus menerima kalau pengeluarannya juga banyak.
Kalau kamu memilih bersama dengan wanita hebat,
Kamu juga harus menerima kalau dia itu keras dan tak terkalahkan.
Tidak ada wanita yang sempurna, semua itu hanya ada dalam mimpi saja
Kamu juga harus menerima kalau pengeluarannya juga banyak.
Kalau kamu memilih bersama dengan wanita hebat,
Kamu juga harus menerima kalau dia itu keras dan tak terkalahkan.
Tidak ada wanita yang sempurna, semua itu hanya ada dalam mimpi saja



YA ALLOH, PLEASE.....


وَالَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا
al Furqon-74

artinya: Ya Alloh... anugrahkan kepada kami istri-suami, keluarga- keturunan sebagai penenang hati dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertaqwa.

Sekian dulu tulisan ini, bersumber dari berbagai media saat ada digerbong kereta.
Share:

Politik itu tai kucing


Seperti kutipan salah seorang teman Soe Hok Gie ketika dihadapi dengan politik, "Politik itu Tai kucing". Akhir-akhir ini masih kuat sekali diinget, ketika indonesia baru saja melakukan "pesta demokrasi" dimana politik sangat kental sekali dirasakan.

Dan baru-baru ini, telah diwacanakan RUU KPK dan RUU KHUP yang akan disahkan oleh Pemerintah, sontak membuat kecewa masyarakat karena banyak pasal yang menguntungkan kaum atas dan merugikan kaum bawah, tajam kebawah dan tumpul keatas.

Ketika ada celoteh, kenapa sih harus ngomongin politik, atau yuk kita ngobrol politik sambil ketawa, seakan itu joke berat jika kita obrolkan, atau kita ngobrolin pemerintah, terus ada yang nyeletuk, pemerintah aja gak ngobrolin kita. Kadang seliweran pemikiran semacam itu menghinggapi kita, dan mereka tidak sadar dari politik kita menjalani kehidupan.

Seperti dikatakan Bertolt Brecht, seorang penyair dan dramawan dari jerman mengatakan:

Buta terburuk adalah buta politik. Orang yang buta politik tak sadar bahwa biaya hidup, harga makanan, harga rumah, harga obat, semuanya bergantung keputusan politik. Dia membanggakan sikap anti politik, membusungkan dada dan berkoar, "aku benci potik", sungguh bodoh dia, yang tak mengetahui bahwa karena dia tidak mau tahu politik, akibatnya adalah pelacuran, anak terlantar, perampokan, dan yang terburuk, korupsi dan perusahaan multinasional yang menguras kekayaan negeri".

Kadang memang benar sekali, kita harus ambil bagian dalam hal politik. Bukannya sok pinter atau sok apalah, tapi itu semua akan berpengaruh pada kita. Coba liat kasus '98, mungkin sebagian orang perpendapat kalo itu cuma buang-buang energi saja, tetapi tanpa pergerakan tersebut, tentunya kita semua tidak akan bisa berpikiran bebas dan menulis diblog ini tanpa suatu halangan apapun.

Langkah kecilnya, mari kita ikut andil dalam pengambilan keputusan-keputusan politik dalam hal-hal kecil. Cukup sekian tulisan ini dan terima kasih.

Share:

Sebuah gelas di sudut ibukota



Jendala ruang kerja yang masih berdebu serta segelas kopi panas menemukanku disudut jakarta kala itu, mengajakku untuk bercerita dengan keresahan dan kegelisahan.

Teringat sebuah cerita lama mengenai seorang dosen yang menceritakan sebuah kisah tentang bagaimana menghadapi stres dan kekhawaritan yang berlebih. Lalu dia mengangkat sebuah gelas, dan bertanya kepada mahasiswa,


"Berapa berat gelas ini?", lantas beberapa mahasiswa menebak-nebak berat gelas itu, ada yang mengira 8 ons atau 10 ons. Kemudian si dosen menceritakan kembali. mengatakan kepada mahasiswa, jika berat dari gelas tidak menjadi mesalah. Masalahnya berapa lama gelas ini saya pegang. Ketika saya memegang gelas ini selama 1 jam mungkin akan lebih berat dari waktu pertama kali saya memegang gelas. Jika saya memegang gelas satu harian mungkin tangan saya akan kecapean sekali. Stres dan kekhawatiran sama seperti gelas tersebut. Jika kita memikirkannya sesekali mungkin gak akan terlalu berat. Jika kita terus-terusan memikirkannya pasti akan melelahkan sekali.

Jadi, jangan lupa untuk menaruh gelasnya.

🍺🍺🍺🍺🍺🍺🍺🍺🍺🍺🍺🍺🍺🍺🍺
Share:

Perjalanan mengenyam konten maya


Malam mulai datang sembari duduk didepan laptop. Melihat sesuatu yang menarik di internet dan akhirnya lelah dan capek. Melihat trending youtube di indonesia sangat lelah, mengikuti sesuatu hal yang mungkin useless ya (buat aku pribadi), judulnya yang mungkin tidak relevan dengan kontennyalah, yang mungkin jualan drama dan air matalah, capek. Lalu mencoba mendengarkan musik, seperti lagu-lagu itu tidak mau masuk ditelinga, ini baru ditelinga belum dihati. Mungkin ini saatnya untuk berubah.

Yah, berubah menjadi "Power ranger". Kadang rutinitas yang selalu menyeret kita ke titik jenuh akan menjadi kurang menarik menjalani hidup. Tetapi tunggu, ada yang kelewatan disini...

Tepat sekali, mungkin ini semua karena aku sedikit mulai agak jauh dari mencari "Ilmu Agama", Yah aku sadari itu. Tetapi selain itu, perlu kiat-kiat khusus untuk membuat hari semakin tidak menjadi lebih monoton. Salah satunya berubah jadi "Power Ranger".

Oke ayo kita berubah.
Share:

Bulan-bulanan di jakarta (lagi)

Sekarang lagi duduk disebuah pojokan ruangan di sebuah kantor dijakarta. Deru palu dan debu memenuhi ruangan sebelah dikarena kantor sedang di renovasi. Tepat bulan agustus kemaren saya dapat tawaran kerja, inginnya sih di kampung saja yang nawarin kerjaan tetapi tuhan berkehendak lain, dijakartalah tawaran itu di tujukan kesaya.

Hidup kadang penuh dengan kejutan yang membuat orang jadi ketawa, dulu ketika meninggalkan jakarta, seakan gak mau kejakarta lagi, lalu tuhan berkehendak lain. Dibawalah saya kesini lagi untuk berjuang, seakan jakarta gak mau ditinggalkan dan ingin dipeluk erat. Saya mengambil ilustrasi gambar diblog ini adalah "Keroyokan". Yah, keroyokan disini saya perumpamakan sebagai jakarta yang ngeroyokin saya.
Share:

Belajar Visual Studio Code



Jadi barusan ingin belajar lagi mengenai pemrograman, yang dimentori oleh video dari seorang youtuber bernama sandika galih. Penjelasannya runtut sekali, sebelum memulai dia membangas mengenai IDE, yaitu visual studio code. Saya juga pakai visual studio code sih, karena mungkin saya bermain seperti CMS atau Wordpress. Jadi jarang sekali membangun sebuah program dari Nol, dan sekarang ini saya berniat ingin belajar pondasi-pondasinya.

Oke, sekarang langsung saja. Dari video tersebut menerangkan extention/plug-in/add-on tambahan ya mungkin bisa membantu dalam proses belajar kedepan. Kita bahas satu-satu:

  1. Sublime text keymap and setting importer
    Ini merupakan extention tambahan untuk visual studio code untuk menyamakan shortcut atau keymap dari sublime text ke visual studio code.
  2. Open in browser
    Kalo yang ini untuk langsung membuka codingan kita ke dalam browser, jadi gak usah susah susah ngetik-ngetik lagi di browser
  3. Live server
    Yang ini mungkin aku baru tau nih, jadi kadang kita terkendala oleh cookies atau harus refresh2, jadi tindakan yang banyak, kalo pakek ini bisa terbantukan setidaknya lebih sedikit jari-jari ini melakukan suatu perintah
  4. Auto Rename Tag
    Dari namanya sudah pada taukan, jadi ketika kita ingin mengganti nama tag, nah tag penutupnya juga ikutan ganti.
  5. Intellisense for css classnames
    Yang ini harus ketika udah nguasai banget, karena aku belum nguasai banget ya radak gak aku jelasin. Intinya sih, kayak ketika kita ingin buat class dalam css nanti udah muncul sendiri, class apa yang diinginkan.
  6. Indent Rainbow
    Nah, ini membantu banget dalam modifikasi code, aku kadang ketika ingin memodifikasi code itu susah antara membedakan mana pembuka dan penutup, jadi kalo pakek ini bisa memudahkan mana pembuka dan mana penutupnya.
  7. Bracker pair colorizer
    Kalo yang ini prinsip kerjanya sama kayak indent rainbow, tapi kalo yang ini lebih ke kurung kurawalnya ( { ) , jadi sangat terbantukan sekali jika ingin coding
  8. Beautify
    Kalo ini bisa mempercantik hasil copian code kita, jadi gak berantakan gitu deh
  9. Php Intellisense
    Mirip intellisense for css clasnames, tetapi kalo ini mengenai PHP
  10. One dark pro
    Yang terakhir ini murapakan theme/template sih, jadi visual studio code kita bisa disamakan dengan punyanya github, yaitu atom.

Mungkin itu saja sih, point-point tambahan sebelum belajar coding menggunakan visual studio code. Mohon maaf kalo tidak sejelas yang aslinya, toh ini juga buat resume saja buat ngisi-ngisi diblog saya ini.

Terima kasih

Salam ketik

Share:

Perjalanan kebarat mencari duit suci



Sekarang aku sudah duduk disebuah kampus disekitaran slipi, jakarta barat. Aku sedang ingin menulis sebuah perjalanan kedepan yang mungkin akan menarik jika aku tulis disini, karena apa? aku harus tahu jejak-jejak digital apa saja yang sudah aku lalui untuk lebih mengembangkan diri agar tentunya memenuhi kesejahteraan yang lebih lagi.

Ngomong-ngomong soal kesejahteraan, dulu ketika baru lulus sekolah, sangat ngebet banget itu yang namanya ideologi, banyak orang yang mungkin sukses berawal dari ideologi, atau sebaliknya. Tapi aku disini enggak tahu kenapa lama-lama berjalan ideologiku mulai luntur karena sesuai berjalannya waktu. Sekarang kalo ada uang oke, kalo gak ada uang entar dulu.

Kembali ke topik, bahwa saya ingin menaikkan kelas menjadi lebih dihargai lagi, terus bagaimana cara menghargai? yaitu mungkin dengan dikasihnya uang lebih dari yang lain. Atau dengan memberi benefit yang lebih menguntungkan diri kita sendiri. Tapi bukan berarti tidak peduli dengan keuntungan orang lain, tetapi karena sekarang kebutuhan meningkat jadi orientasinya uang, uang, dan uang.

22-07-19

Bus senja sudah mulai menggerakkan rodanya, berputar bergesekan dengan aspal di terminal tirtonadi. Rupa-rupanya busku sudah datang untuk menuju ke ibukota, dengan startpack perjalanan udah siap, dan singkat cerita sampainya ke ibukota, tepatnya di terminal pulogedang.

Aku ke jakarta tentunya gak tanpa tujuan dong, secara udah punya istri dan anak masak mau ditinggal-tinggal gak jelas, ya tentunya kemaren dapet mandat hehe mandat, ya diutus gitu, yah diutus, pokoknya ditugaskan sama bos (belum jadi bos sih, masih proses) untuk ikutan kayak workshop gitu mengenai OAI. Dimulai dari jam 09.00-16.00. Setelah selesai baliklah ketempat peraduan, yaitu kosan. Kosanku letaknya di Jalan sadar 2 gambir jakarta pusat. Ya statusnya masih numpang sih, kebetulan dulu aku sempet kos disitu dan alhamdulillah masih ada temen2 yang ada disitu, dan sekalian numpang (Yaaaa enak gak enak dienakin aja).


24-07-19

Malam telah melanda kota ini, jalan demi jalan sudah ditutup portal. Dan seorang pria sedang berbaring dikosan didaerah jakarta pusat. Yah, setelah melewati hari ini dengan penuh cerita, diawali dengan agenda interview. Jadi ceritanya tadi interview yang ke-2 setelah melalui proses HRD. Singkat cerita aku dapat panggilan dari seorang manager, dipanggilah aku ke kantor untuk melakukan interview. Yah mudah-mudahan bisa diterima dan melakukan sesuatu hal yang mengejutkan. Dan besok rencana dateng ke client dari hasil web development company profil. Mudah-mudahan aja ada sesuatu dari sana. Btw, dari client di slipi ini udah dapet 2 digit kalo ditotal, yah walaupun masih mencicil proses paymentnya, tapi tetap harus bersyukur. Alhamdulillah

Oke, sekarang aku ingin menjelaskan tentang inteview tadi. Menarik sih, kita mulai diskusi tentang pekerjaan, perkembangan, serta keputusan-keputusan yang harus diambil ketika pada kondisi tertentu.

Conclusinya: dalam proses pencarian duit itu yang terpenting confident, persuasif sesuai situasi dan kondisi serta lobby. Tumben-tumbenan tadi aku bisa meninggikan diri dihadapan orang-orang, soalnya biasanya gak suka banget cara begitu-begituan, karena demi istri dan si buah hati, apa boleh buat. Sekut!

Semoga kita semua dapat rejeki yang halal, dilancarkan segala urusan dan pastinya semoga barokah. amiin
Share:

Pernikahan



Rabu, 10 Jul 2019

Sekarang saya lagi ada dijakarta, dan saya sedang ingin menulis mengenai pernikahan. Yah pernikahan saya yang sudah beberapa tahun ingin saya tuangkan kembali ditulisan.

mungkin sudah beberapa kali aku ingin menuliskan ini tetapi belum sempat, dan sekarang malah sudah ada sibuah hati, dan nanti juga aku ingin menuliskan mengenai anak ditulisanku selanjutnya, pastinya akan seru sekali karena secara dari fase sendirian alias jomblo ke fase menikah dan anak. Pasti itu sebuah tanggung jawab yang sangat besar sekali dan banyak sekali kisah perjalanan itu.

Kembali ke pernikahan. Kata orang pernikahan itu sangatlah sakral sekali, tetapi memang demikian. ada suatu masa dimana pergantian fase tersebut dan sampai sekarang masih belum bisa menempatkan diri.

Saya menikah pada tanggal 1 mei 2018, dan sekarang sudah juli 2019, sudah 14 bulan saya meninggalkan fase kelam saya hidup sendirian waktu tidur. Tetapi waktu itu sekitar bulan mei-desember aku kerja dijakarta, otomatis kita LDR dalam membangun sebuah keluarga. Ya itu berat, kemudian ketika sibuah hati lahir aku pindah ke kampung bersama istri, dari bulan desember-sekarang, yah sekitar 8 bulanlah. dan sekarang posisi lagi LDR sambil menulis ini, mungkin karena kesepian jadi ingin menulis aja. Oh iya kebetulan sekarang juga sebenarnya lagi nyelesaiin kerjaan dikit, tapi gak kelar-kelar, yaudah disambi menulis aja hehe

Oke, karena sudah subuh, saya ingin sholat dulu, nanti tulisannya dilanjut kapan-kapan.. hehe

Kamis, 11 Jul 2019

Ketika saya nulis ini saya sudah ada di solo tempatku dilahirkan, mungkin sudah sekitar 2 mingguan saya menjemput rejeki yang ada diibu kota.

Oke, kembali kejudul, yaitu pernikahan. Saya menikah sekitar umur 27 tahun, tepat seperti keinginanku dulu pas masih kecil pengen menikah umur segitu. Tanya kenapa? ya karena umur segitu itu ideal, ketika anak udah gede masih bisa ikutan bermain, dan pas tuanya insyalloh gak timpang banget sama anak, selain itu faktor psikologis dan lainnya juga ada.

Seperti yang sudah saya ceritakan, 1 mei 2018 saya sah menikah, dan resepsi diadakan disebuah tempat di daerah karangnyar, sebuah kota kecil diluar solo. Berbekal ingin menyempurnakan iman, melangkahlah saya ke tahapan selanjutnya dalam menjalani kehidupan, yaitu keluarga.

Singkat cerita, alhamdulillah resepsi berjalan dengan lancar, kemudian sampailah pada titik dimana hari sudah malam, dan kebanyakan orang menyebutkan malam pertama. Lalu dibagian ini skip aja ya hehehe

Hari-hari sekarang dijalani berdua dengan istri, kami percaya atau lebih tepatnya saya, bahwa ketika kita mempunyai visi dan misi sama, saya yakit dalan keluarga akan baik-baik saja. Dan visi dan misi kita alhamdulillah sama, yaitu mencari ridho alloh dan bahagia dunia dan akhirat. Dan kami selalu mencoba untuk melakukan semua hal melalui pendakatan agama, gak tau kenapa, mungkin kalo melalui pendekatan yang lain terlalu berat, misal pendektatan melalui kesamaan atau sikap, yang suami harus ini suami harus itu atau istri harus begini, dan menurut kami terlalu teknis. Kalo melalui agama (gak tau mungkin kami masih belum mengalami kejadian yang lain) itu kayak udah jelas gitu, koridor masing-masing, ya kita tinggal ngikutin arus itu aja, kalo melampui garis yang saling menasehati satu sama lain. Dan usia pernikahan kami tentunya masih seumuran jagung jadinya mungkin masih belum mengalami roller coster dalam lika-liku kehidupan berumah tangga, tentunya pasti ada, yang tinggal seperti yang aku coret diatas, kita sikapi semua melalui pendakatan agama, insyalloh sosok nabi muhammad saw adalah panutan yang sempurna. Dan saking pengennya bertemu sama beliau saya meletakkan nama beliau di nama tengah anak saya.

Mungkin itu dulu yang bisa saya sharing keblog saya ini, mungkin lain kali kalo ada mood bisa saya tulis kembali mengenai pernikahan.

bye..bye..
Share:

40 bulan dijakarta

Image result for jakarta



Banyak sekali mungkin pengalaman yang bisa dijelaskan selama ini setelah 40 bulan diibu kota. Yah, ibu kota dari indonesia. Pasti kebanyakan manusia yang ada diindonesia pasti akan menghindari kota ini. Hanya orang-orang “aneh” mungkin yang mau kesini, dan aku salah satu dari orang-orang “aneh” itu.
Tak terasa udah 40 bulan, awal mula dijakartapun kota ini sedikit mencekap, karena sangat beda sekali sama kota kelairanku dikampung. Tapi tujuan utama dulu selain nyari duit juga ada kepengin hijrah dan akhirnya kesampean. Kalo diliat-liat aku yang dulu dengan sekarang mungkin sangat beda jauh, dan cara memandang sesuatu juga berbeda. Banyak orang yang mengatakan kalo siapapun yang udah bersinggungan langsung dengan yang namanya jakarta dia pasti akan berubah.

2014 akhir aku mulai melalang ke jakarta hingga sekarang ini 2018 awal. Udah dapat apa saja? Yah kalo diliat kasat mata ya gak dapat apa-apa, kalo yang gak kasat mata insyalloh surga. Aamiin.
Dan menurut statistik yang telah aku buat, jakarta sudah ngasih duit sebanyak hampir 200jt. Yah semua gak keliatan nyantol apaan, karena biaya hidup dijakarta sangatlah sangat haha, oleh karena itu dapetnya ya pernak-pernik yang nilai jualnya selalu turun seiring berjalannya waktu. Tapi sangat bersyukur sekali.

Kalo diliat aku berasal dari mana tentunya aku ingin mengatakan kalo aku dari kampung yang orang tua saya udah melepaskan aku sepenuhnya / tidak menafkahi / aku udah gak minta duit sejak tahun 2012. Karena aku ingin mandiri waktu itu, dan sampai sekarangpun kadang ada beberapa persen buat orang tua dari apa-apa yang berkaitan dengan maisyah., tentunya itu bukan sesuatu hal yang luar biasa, tapi memang udah seharusnya / udah selumrahnya / udah senormalnya kalo kita tau dan bakalan gak terganti kalopun kita ngasih gunung emaspun.

Terus pointnya aku nulis ini apa ya? Haha, yaitu tentang achivement. Aku ingin membuat suatu checkpoint dalam hidupku. Lalu apasih sebenarnya pencapaian seorang pria dimasa sekarang? Apa dengan kerja mapan yang berjejang karir bagus seperti menjadi PNS, lalu mempunyai tempat tinggal / rumah sederhana sendiri yang menyenangkan kemudian punya mobil yang bisa mengangkut semua keluarganya? Yah itulah mungkin hamparan perhiasan yang telah disediakan tuhan kepada manusia, dan tentunya akan menjadi ujian serta pertanggung jawaban kelak nanti.

Oke, sekarang ambil cermin. Lalu ngomong, pencapaianmu sekarang apa? Kemudian terdengar helaan nafas panjang, terdiam. Kan kamu udah dapet hampir 200jt? Itu buat apa aja?. Halooooo, jakarta bukan kayak kampung bos, serta untuk menanggulangi setres karna penatnya jakarta harus banyak-banyak entertaint dan itu yang bikin 40 bulan ini jadi gimana gitu. Kalo aku 10% dari 200jt itu aku tabung buat akherat, yaitu disodaqohkan. Katakannya 200jt, jadi aku sudah sodaqoh 20jt. Insyalloh buat bekal diakherat. Lalu 20 % dari 200jt itu untuk hobby yaitu 40jt untuk dibuang-buang, dan 30% lagi untuk ditabung dan hasilnya 0 yaitu harunya 60jt. Dan untuk hidup disini biasanya aku pakek 40% dari 200jt yaitu 80jt. Jadi jakarta sudah ngasih 200jt lalu aku kembalikan lagi kejakarta sebanyak 80jt. Hahaha terima kasih jakarta. Kesimpulannya Achivement selama 40bulan yaitu rumah (sesuatu hal yang dibutuhkan) seharga 20juta diakherat. Insyalloh aamiin ya alloh.

Jadi keinget kisah 2 orang manusia yang dikisahkan di surat al-kahfi, tentang si miskin dan si kaya. Alquran mengisahkan tentang dua orang lelaki di zaman dulu. Keduanya bersahabat. Yang satu beriman. Dan temannya ingkar. Orang yang beriman dalam kisah ini, Allah ﷻ uji dengan kesempitan hidup. Sedikit rezeki, harta, dan barang yang ia miliki. Tapi Allah memberinya nikmat terbesar, yaitu nikmat iman, yakin, dan ridha dengan takdir Allah. Serta berharap surga yang ada di sisi-Nya. Nikmat ini lebih utama dari harta dan materi yang fana. Temannya yang ingkar, Allah uji dengan kelapangan rezeki. Kemudahan duniawi. Dan Allah beri untuknya harta dan materi yang melimpah. Allah uji dia, apakah bersyukur atau malah kufur. Apakah rendah hati atau malah menyombongkan diri.

Si kafir memiliki dua buah kebun anggur. Pohon-pohon kurma mengelilingi kebunnya sebagai pagar. Di antara dua kebun itu, ada ladang. Allah alirkan air ke kebun itu. Saat panen, ia merasakan limpahan anggur, kurma, dan hasil ladang. Ia kaya, menikmati hasil panennya. Dengan penataan kebun yang hebat ini, ia pun berbangga. Ia memiliki ilmu dalam mengatur dan memaksimalkan lahan. Ia mampu menggabungkan tanaman yang berbeda dengan susunan rapi, serta irigasi yang baik. Ditambah lagi, dengan perawatannya, ia bisa panen dengan maksimal. Ia pun masuk ke dalam kebun dengan congkak, padahal ia menzhalimi dirinya sendiri. Ia ingkar dengan anugerah Rabbnya. Dan sombong pada orang lain. Tak hanya itu, kenikmatan harta dan pengikut telah membuatnya lupa. Ia sangka miliknya itu kekal. Padahal bagaimana bisa sesuatu yang fana menjadi abadi.

Demikianlah perasaan seseorang ketika merasakan puncak kuasa dan kaya. Ia pongah. Menyangka karunia harta adalah bukti Allah sayang padanya. Sehingga ia mengira di akhirat akan mendapatkan kedudukan serupa. Atau lebih baik lagi. Temannya yang beriman mengajaknya ingat kepada Allah. Berusaha menyelamatkan sang teman yang merasa sudah di awang-awang. Terbang, lupa daratan. Temannya berusaha mengingatkan agar beriman kepada Allah. Bersandar dan berserah diri pada-Nya. Bukan berserah diri, mengandalkan harta dan pengikut yang ia miliki. Terkadang, seorang yang memiliki kelebihan harta dan popularitas mengatakan, “Mudah, bisa diurus.” Karena apa? Karena ia menganggap dengan materi semuanya bisa diselesaikan dan diatur karena bisa menundukkan orang lain.

Manusia itu asalnya sama. Pengaturan banyak sedikitnya harta, bukan hasil daya upaya manusia. Di dunia, manusia hanya memainkan peran sebagai orang kaya atau orang miskin. Ketika berperan sebagai orang kaya, gunakan untuk kebaikan, bukan malah sombong, karena ini cuma peranan. Ketika miskin, jangan sampai kehilangan iman. Dan bersabar. Nanti ada ‘upah’ setelah memainkan peranan dengan baik. Sesuatu yang lebih baik dari kebunmu” ini maksudnya adalah bagian di akhirat kelak. Dan engkau karena kesombonganmu, yang menyangka kebunmu ini abadi, berbuat congkak tapi malah menyangka dapat bagian lebih baik di akhirat, semoga Allah memberi pelajaran dengan membuat kebunmu hancur. Mudah-mudahan engkau tersadar, sehingga membuatmu kembali mengingat Allah.

Tak ada yang mustahil bagi Allah. Tak ada seorang pun yang mampu mencegah Allah melakukan kehendak-Nya. Anak, istri, atau siapapun, takkan mampu menolong seseorang dari hukuman Allah.
Mungkin itulah pencapaian hidup kita, yaitu sampai pada titik ketaqwaan yang lebih lebih dan lebih, dunia ini hanyalah ujian saja begitu sesuai  ayat ke 7 dari surat al kahfi. By the way aku suka banget al kahfi, dan semoga juz 30 bisa di sukai banget juga. Smoga kita semua selalu mendapat perlindungan dari Alloh, dan tidak perlu khawatir, tuhan kita dimanapun, mau di solo mau disurabaya mau di malang mau dibali mau di luar negeri mau dijakarta mau dimanapun tuhan kita itu ya sama. Alloh SWT. Yah mungkin kesimpulannya adalah pencapaian kita itu bukan diukur dari dunia sih menurut aku, tapi pencapaian kita harusnya diukur dari apa yang kita sudah dapatkan untuk akherat nanti, "Sesungguhnya apa yang ada di sisi Allah lebih baik bagimu jika kamu mengetahui".

Share: